kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Ketua DPD Ingatkan Penyesuaian TKD Jangan Abaikan Kebutuhan Daerah


Jumat, 14 Agustus 2026 / 09:56 WIB
Ketua DPD Ingatkan Penyesuaian TKD Jangan Abaikan Kebutuhan Daerah
ILUSTRASI. Ketua DPD RI mengingatkan pemerintah agar kebijakan penyesuaian Dana TKD tidak mengabaikan kebutuhan dan kemampuan masing-masing daerah (Dok/TV Parlemen)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin mengingatkan pemerintah agar kebijakan penyesuaian Dana Transfer ke Daerah (TKD) tidak mengabaikan kebutuhan dan kemampuan masing-masing daerah.

Hal tersebut disampaikan Sultan dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Sultan mengatakan, DPD RI mengapresiasi besarnya belanja pemerintah pusat yang dialokasikan ke daerah dan desa melalui berbagai program prioritas.

Baca Juga: Ketua MPR: MBG Adalah Investasi Jangka Panjang Generasi Emas 2045

Namun, dia bilang, penyesuaian TKD harus tetap mempertimbangkan kemampuan daerah dalam memenuhi kebutuhan layanan dasar masyarakat.

"Kebijakan penyesuaian Dana Transfer ke Daerah harus tetap mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan daerah dalam menyediakan layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur," kata Sultan.

Menurut Sultan, TKD tidak seharusnya hanya dipandang sebagai alokasi anggaran dari pemerintah pusat. Dana tersebut juga memiliki peran penting sebagai instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di berbagai daerah.

Oleh karena itu, dia mendorong pemerintah daerah meningkatkan kapasitas fiskalnya dengan melakukan inovasi pendapatan. Pemda juga perlu memastikan anggaran yang tersedia digunakan secara efektif serta didukung perencanaan pembangunan yang berkualitas.

Baca Juga: 9 Tahun Diperjuangkan, Ketua DPD: RUU Daerah Kepulauan Bakal Jadi Tonggak Sejarah

"Dana Transfer ke Daerah bukan sekadar alokasi anggaran, melainkan instrumen pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan. Karena itu, pemerintah daerah perlu meningkatkan inovasi pendapatan, efektivitas belanja, dan kualitas perencanaan pembangunan," pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×