kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.916.000   -1.000   -0,03%
  • USD/IDR 16.791   2,00   0,01%
  • IDX 8.980   4,90   0,05%
  • KOMPAS100 1.240   -4,48   -0,36%
  • LQ45 876   -6,31   -0,72%
  • ISSI 331   0,57   0,17%
  • IDX30 444   -6,39   -1,42%
  • IDXHIDIV20 519   -14,10   -2,64%
  • IDX80 138   -0,67   -0,49%
  • IDXV30 144   -3,64   -2,47%
  • IDXQ30 142   -2,84   -1,95%

BPS Mencatat, Tingkat Hunian Hotel Mewah Merosot di November 2025


Senin, 05 Januari 2026 / 14:35 WIB
BPS Mencatat, Tingkat Hunian Hotel Mewah Merosot di November 2025
ILUSTRASI. Desain ala Hotel Bintang Lima (Dok/Unsplash)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja hunian hotel di Indonesia pada November 2025 mengalami tekanan. Tekanan paling besar pada segmen hotel mewah, sementara hotel kelas menengah relatif mampu bertahan.

Mengutip Berita Resmi Statistik (BRS) pada Senin (5/1/2026), Tingkat Penghunian Kamar (TPK) tertinggi tercatat pada hotel bintang 4 yang mencapai 58,66%.

Sebaliknya, hotel nonbintang masih menjadi kelompok dengan tingkat hunian terendah, yakni sebesar 24,98%.

Data ini menunjukkan preferensi wisatawan yang cenderung memilih hotel kelas menengah dibandingkan hotel kelas bawah maupun hotel mewah.

Baca Juga: Okupansi Hotel di Indonesia Naik Tipis, Hotel di Bali Catat Penurunan Terbesar

Secara tahunan alias year on year (yoy), BPS melaporkan seluruh klasifikasi hotel mengalami penurunan TPK dibandingkan November 2024.

Penurunan terdalam terjadi pada hotel bintang 5 atau hotel mewah yang tercatat hanya 56,30%, atau terjun sebesar 2,72% poin.

Kondisi ini menempatkan hotel mewah sebagai segmen yang paling tertekan dalam setahun terakhir.

Selain hotel bintang 5, hotel bintang 1 juga mengalami penurunan cukup dalam dengan TPK turun sebesar 2,56% poin.

Sementara itu, hotel bintang 3 mencatatkan penurunan paling rendah secara tahunan, yakni hanya 0,98% poin, menandakan ketahanan segmen kelas menengah.

Dari sisi bulanan (month to month), mayoritas klasifikasi hotel justru mengalami peningkatan TPK pada November 2025 dibandingkan Oktober 2025.

Hotel bintang 3 mencatat kenaikan terbesar sebesar 1,72% poin, diikuti hotel bintang 4 yang naik 1,71% poin.

Namun demikian, hotel bintang 5 kembali mencatat kinerja negatif secara bulanan dengan penurunan TPK sebesar 1,48%.

Baca Juga: Okupansi Hotel di Indonesia Naik Tipis, Hotel di Bali Catat Penurunan Terbesar

Hotel nonbintang juga mengalami penurunan sebesar 0,27% poin, sementara hotel bintang 1 hanya mencatatkan kenaikan terbatas sebesar 0,28% poin.

Selanjutnya: Sedang Berburu Tiket Pesawat Murah? Catat 4 Jadwal Travel Fair pada 2026

Menarik Dibaca: Promo Superindo Hari Ini Periode 5-8 Januari 2026, Es Krim Campina Box Diskon 40%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×