kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.549.000   34.000   1,35%
  • USD/IDR 16.781   21,00   0,13%
  • IDX 8.934   74,42   0,84%
  • KOMPAS100 1.226   8,17   0,67%
  • LQ45 865   5,28   0,61%
  • ISSI 322   1,78   0,55%
  • IDX30 443   0,30   0,07%
  • IDXHIDIV20 516   -0,09   -0,02%
  • IDX80 136   0,92   0,68%
  • IDXV30 143   1,50   1,06%
  • IDXQ30 142   -0,22   -0,16%

BPS Catat Ekspor Indonesia Turun 6,60% Jadi US$ 22,52 Miliar per November 2025


Senin, 05 Januari 2026 / 11:46 WIB
BPS Catat Ekspor Indonesia Turun 6,60% Jadi US$ 22,52 Miliar per November 2025
ILUSTRASI. Deputi BPS Pudji Ismartini. BPS mencatat kinerja ekspor Indonesia pada November 2025 mencapai US$ 22,52 miliar pada November 2025. ? (Dok/BPS)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor Indonesia pada November 2025 mencapai US$ 22,52 miliar pada November 2025. Nilai tersebut turun 6,60% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar US$ 24,11 miliar.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa (BPS) Pudji Ismartini mengatakan, penurunan ini disebabkan oleh penurunan nilai ekspor komoditas non-migas (minyak dan gas).

Ekspor migas tercatat anjlok 32,88% yoy menjadi US$ 21,64 miliar pada November 2025, dibandingkan tahun sebelumnya US$ 22,80 miliar. Sementara ekspor nonmigas turun 5,09% yoy menjadi US$ 0,88 miliar pada November 2025 dibandingkan tahun sebelumnya US$ 1,31 miliar.

Baca Juga: Pemerintah Rampungkan Revitalisasi 897 Sekolah Terdampak Banjir Sumut

“Penurunan ekspor November didorong ekspor nonmigas bahan bakar mineral atau HS 27 yang turun 18,89% dengan andil minus 2,77%. Lemak dan minyak hewani nabati turun 18,81% dengan andil minus 2,12%, serta besi dan baja turun 17,14% dengan andil minus 1,71%,” jelas Pudji dalam konferensi pers, Senin (5/1/2026).

Secara tahunan, BPS mencatat ekspor Indonesia juga mengalami kontraksi, terutama dari sektor pertambangan dan lainnya yang turun 22,28% dengan andil 3,55%. 

Penurunan ini disebabkan oleh melemahnya nilai ekspor sejumlah komoditas utama seperti batu bara, bijih tembaga, lignit, neobium, hingga bijih titanium.

Baca Juga: Danantara Akan Groundbreaking 5 Proyek Hilirisasi, Nilai Investasinya Rp 100 Triliun

Sementara itu, secara kumulatif total ekspor Indonesia sepanjang Januari–November 2025 mencapai US$ 256,56 miliar atau tumbuh 5,61% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya US$ 242,93 miliar

BPS mencatat, andil utama ekspor nasional masih ditopang oleh sektor industri pengolahan yang meningkat 10,41% per November 2025.

Selanjutnya: Raih Akreditasi Standar Pengujian Emas, Hartadinata (HRTA) Yakin Daya Saing Meningkat

Menarik Dibaca: Promo HokBen Spesial Musim Hujan, Beli Hoka Ramen Gratis Bubur Hangat Khas Jepang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×