Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, meski Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,14% secara bulanan (mtm) pada Juli 2026, tekanan harga dari kelompok pendidikan dan transportasi masih menahan laju penurunan inflasi.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menjelaskan, kelompok transportasi mencatat inflasi sebesar 0,52% mtm dengan andil inflasi 0,06%. Sementara itu, kelompok pendidikan mengalami inflasi 0,55% mtm dengan andil sebesar 0,03%.
Menurut Ateng, inflasi pada kelompok transportasi terutama dipicu oleh kenaikan rata-rata harga bensin secara bulanan. Meski harga BBM nonsubsidi diturunkan pada 1 Juli 2026, secara perhitungan indeks harga rata-rata Juli masih lebih tinggi dibandingkan Juni karena adanya efek basis.
Baca Juga: BPS Mencatat Deflasi 0,14% Secara Bulanan Pada Juli 2026
"Pada 1-9 Juni 2026 harga Pertamax masih berada di level Rp 12.000 per liter. Karena itu, ketika dibandingkan secara rata-rata bulanan, harga bensin pada Juli masih lebih tinggi dibandingkan Juni sehingga tetap tercatat mengalami inflasi," ujar Ateng dalam konferensi pers, Senin (3/8/2026).
Selain bensin yang menyumbang andil inflasi sebesar 0,08%, komoditas lain yang turut mendorong inflasi kelompok transportasi adalah sepeda motor dan pelumas atau oli mesin yang masing-masing memberikan andil 0,01%.
Sementara itu, kenaikan biaya pendidikan pada awal tahun ajaran baru turut mendorong inflasi kelompok pendidikan. Ateng mengatakan, komoditas yang paling dominan menyumbang inflasi adalah biaya sekolah dasar (SD), biaya taman kanak-kanak (TK), dan biaya bimbingan belajar yang masing-masing memberikan andil inflasi sebesar 0,01%.
Meski demikian, sejumlah komponen pendidikan lain seperti biaya SMP, SMA, perguruan tinggi, PAUD, taman bermain, kursus bahasa asing, dan kursus matematika juga mengalami kenaikan harga, namun kontribusinya terhadap inflasi nasional relatif terbatas.
Baca Juga: PMI Manufaktur RI Kembali Ekspansi pada Juli 2026, Pemulihan Sektor Industri Bertahap
Kendati kelompok pendidikan dan transportasi masih mencatat kenaikan harga, tekanan inflasi tersebut belum mampu mengimbangi deflasi yang lebih besar dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya. Akibatnya, secara keseluruhan Indonesia mencatat deflasi bulanan sebesar 0,14% pada Juli 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
