kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.950   -92,00   -0,51%
  • IDX 6.364   44,03   0,70%
  • KOMPAS100 838   6,26   0,75%
  • LQ45 636   1,24   0,20%
  • ISSI 220   2,36   1,08%
  • IDX30 357   0,33   0,09%
  • IDXHIDIV20 437   -1,69   -0,38%
  • IDX80 96   0,57   0,60%
  • IDXV30 120   -0,10   -0,09%
  • IDXQ30 114   0,05   0,04%

BPS Mencatat Jurang Kaya dan Miskin Kembali Melebar pada Maret 2026


Rabu, 05 Agustus 2026 / 12:38 WIB
BPS Mencatat Jurang Kaya dan Miskin Kembali Melebar pada Maret 2026
ILUSTRASI. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M. Edy Mahmud melaporkan rasio gini tercatat 0,368 pada Maret 2026. (KONTAN/KONTAN)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur menggunakan rasio gini (Gini Ratio) naik tipis pada Maret 2026. 

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M. Edy Mahmud melaporkan rasio gini tercatat 0,368 pada Maret 2026, naik dibandingkan 0,363 pada September 2025.

Kenaikan tersebut menunjukkan ketimpangan pengeluaran masyarakat sedikit melebar dalam enam bulan terakhir. 

Baca Juga: Konsumsi Rumah Tangga Jadi Motor Utama Pertumbuhan Ekonomi, Tapi Lajunya Melambat

"Pada bulan Maret 2026, ketimpangan di Indonesia tercatat 0,368 atau naik 0,005 poin dari September 2025," ujar Edy dalam Konferensi Pers, Rabu (5/8/2026).

Berdasarkan paparannya,  rasio gini nasional sempat berada di level 0,384 pada Maret 2021, kemudian turun menjadi 0,381 pada September 2021. Angka tersebut kembali naik menjadi 0,384 pada Maret 2022 sebelum turun ke 0,381 pada September 2022.

Pada Maret 2023, rasio gini meningkat menjadi 0,388, yang merupakan level tertinggi dalam lima tahun terakhir. 

Setelah itu, ketimpangan kembali menurun menjadi 0,379 pada Maret 2024 dan sedikit naik menjadi 0,381 pada September 2024. 

Selanjutnya, rasio gini terus membaik hingga mencapai 0,375 pada Maret 2025 dan 0,363 pada September 2025, sebelum kembali meningkat menjadi 0,368 pada Maret 2026.

Baca Juga: BPS Catat 430.000 Penduduk Keluar dari Kemiskinan per Maret, Angka Kemiskinan Menurun

Dilihat berdasarkan wilayah, ketimpangan di perkotaan masih jauh lebih tinggi dibandingkan perdesaan.

Pada Maret 2026, rasio gini di perkotaan mencapai 0,387, naik dari 0,383 pada September 2025. 

Sementara di perdesaan, rasio gini meningkat tipis menjadi 0,296 dari 0,295 pada periode yang sama.

BPS menjelaskan, nilai rasio gini berada pada rentang 0 hingga 1, di mana semakin tinggi nilainya menunjukkan tingkat ketimpangan pengeluaran yang semakin besar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×