kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

BPS Catat Inflasi Tahunan Ramadan 2025 Melambat, Lebih Rendah Dibandingkan 2024


Selasa, 08 April 2025 / 14:58 WIB
BPS Catat Inflasi Tahunan Ramadan 2025 Melambat, Lebih Rendah Dibandingkan 2024
ILUSTRASI. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan pada Maret 2025 sebesar 1,03% secara tahunan, lebih rendah dari Maret 2024.KONTAN/Cheppy A. Muchlis/04/11/2024


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan pada Maret 2025 sebesar 1,03% secara tahunan alias year on year (yoy), lebih rendah dibandingkan Maret 2024 sebesar 3,05%.

Namun, tingkat inflasi tahunan pada Maret 2025 masih lebih tinggi dibandingkan Februari 2025 yang secara tahunan mengalami deflasi sebesar 0,09% yoy.

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M. Habibullah mengatakan bahwa inflasi tahunan pada Maret 2025 ini terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 2,07% yoy dengan andil inflasi 0,61%.

Baca Juga: Seluruh Komponen Alami Inflasi di Maret 2025, Tarif Listrik Jadi Biang Kerok

"Komoditas dengan andil inflasi terbesar pada kelompok ini adalah cabai rawit, bawang merah dan minyak goreng," ujar Habibullah dalam Konferensi Pers di Jakarta, Senin (8/4).

Di luar kelompok ini, komoditas yang juga memberikan andil inflasi cukup besar adalah emas perhiasan, tarif air minuman, dan nasi dengan lauk.

Sementara itu, untuk kelompok yang masih mengalami deflasi secara tahunan dan memberikan andil deflasi terdalam pada Maret 2025 adalah kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 4,68% dengan andil deflasi sebesar 0,74%.

Baca Juga: Inflasi Maret 2025 Capai 1,65%, Ini Faktor Pendorongnya

Habibullah mengatakan deflasi tersebut didorong oleh deflasi tarif listrik, mengingat pelanggan pasca bayar masih menikmati diskon tarif listrik untuk pembayaran di bulan Maret 2025 atas pemakaian bulan Februari 2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×