kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BPBD Sikka bangun 8 barak pengungsi Rokatenda


Senin, 12 Agustus 2013 / 10:55 WIB
ILUSTRASI. Biaya pemeriksaan gigi ini bisa diklaim untuk peserta yang rutin membayar iuran BPJS Kesehatan. KONTAN/Baihaki/7/6/2021


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Dikky Setiawan

SIKKA. Staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka, Affari, menegaskan, saat ini pihaknya telah membangun delapan barak pengungsian untuk korban letusan gunung Rokatenda di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Affari, hingga kini jumlah warga yang telah berhasil dievakuasi mencapai 511 orang. Sementara itu, lanjut dia, jumlah korban tewas sejak hari pertama letusan pada Sabtu lalu (10/8) tidak bertambah, yakni lima orang. “Sampai saat ini korban tewas tetap 5 orang," ujar Affari saat dihubungi langsung KONTAN, Senin, (12/8).

Affari menambahkan, BPBD Kabupaten Sikka dan BPBD Provinsi NTT telah berupaya maksimal mengatasi dampak letusan gunung Rokatenda. "Salah satunya, ya, dengan membangun delapan barak untuk menampung warga pengungsi," jelas Affari.

Menurut Affari, kapasitas daya tampung setiap barak mencapai 90 orang. Sayangnya, ia mengaku belum tahu persis berapa jumlah total warga yang terpaksa mengungsi akibat meletusnya gunung Rokatenda. "Tetapi, sejauh ini warga di pengungsian tidak sampai berdesak-desakan," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×