kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

BKPM, Danantara, dan Kadin Promosikan Investasi RI di WEF Davos 2026


Sabtu, 17 Januari 2026 / 20:33 WIB
BKPM, Danantara, dan Kadin Promosikan Investasi RI di WEF Davos 2026
ILUSTRASI. Rosan Perkasa Roeslani Promosi Peluang Investasi di World Economic Forum (WEF) (BKPM/BKPM)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah bersama Danantara Indonesia dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia untuk mempromosikan peluang investasi nasional ke dunia dalam Annual Meeting World Economic Forum (WEF) 2026 yang akan berlangsung pada 19–22 Januari 2026 di Davos, Swiss. 

Langkah ini menjadi bagian dari strategi diplomasi ekonomi Indonesia untuk menarik investasi global di tengah ketidakpastian ekonomi dan fragmentasi geopolitik.

Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menegaskan kehadiran Indonesia di WEF Davos bukan bersifat insidental, melainkan kelanjutan dari konsistensi diplomasi ekonomi yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Ditopang Danantara, Pemerintah Yakin Raih Investasi Baru Rp 2.100 Triliun di 2026

Forum global ini dimanfaatkan untuk memperkuat promosi investasi sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra dialog strategis bagi dunia usaha dan investor internasional.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan bahwa WEF Davos menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menyampaikan narasi nasional dan arah kebijakan ke depan kepada komunitas global.

“WEF ini tentunya menjadi momentum yang sangat baik untuk Indonesia, untuk menyampaikan narasi nasional serta rencana-rencana ke depan Indonesia kepada masyarakat global, termasuk kebijakan dan regulasi baru yang sudah dikeluarkan, sebagai pesan bahwa Indonesia terus bergerak maju,” ujar Rosan dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (17/1/2026).

Dalam beberapa tahun terakhir, WEF Davos telah menjadi platform utama bagi Indonesia untuk berdialog langsung dengan pemimpin dunia, pelaku usaha global, dan investor strategis. Pada WEF Davos 2026 yang mengusung tema “A Spirit of Dialogue”, kehadiran Indonesia dinilai semakin relevan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global. 

Indonesia memposisikan diri sebagai mitra yang konstruktif, inklusif, dan solutif, dengan menawarkan stabilitas ekonomi, kepastian kebijakan, serta peluang investasi jangka panjang yang kompetitif.

Pada ajang ini, Indonesia kembali mengusung pendekatan Indonesia Incorporated melalui sinergi pemerintah, pengelola aset negara, dan dunia usaha. Pendekatan tersebut diwujudkan melalui Indonesia Pavilion bertema “Indonesia Endless Horizons”, yang melibatkan BKPM, Danantara Indonesia, dan KADIN Indonesia. Kehadiran paviliun ini mencerminkan keseriusan pemerintah menyampaikan narasi terpadu mengenai arah pembangunan nasional dan promosi investasi Indonesia.

Selain itu, Indonesia juga akan menggelar Indonesia Night, sebuah forum diplomasi ekonomi informal yang strategis untuk mempererat hubungan dengan pemimpin dunia, investor global, dan pelaku usaha internasional. 

Baca Juga: Ancaman Konflik Global, BKPM Klaim Punya Cara Jaga Uang Investor

Acara ini akan menampilkan seni dan budaya khas Indonesia, mulai dari musik, tari, hingga pameran budaya, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan Indonesia tidak hanya sebagai destinasi investasi yang kompetitif, tetapi juga sebagai negara dengan kekayaan budaya dan komitmen kuat terhadap kolaborasi berkelanjutan serta ekonomi hijau.

Pemerintah menilai rekam jejak partisipasi Indonesia di WEF Davos sebelumnya menjadi fondasi penting untuk memperluas kerja sama investasi yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional. 

Dengan menggandeng Danantara dan KADIN, Indonesia berharap promosi investasi di WEF Davos 2026 dapat semakin efektif menjangkau investor global dan memperkuat kepercayaan dunia terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Selanjutnya: Temuan PPATK: Ada Aliran Dana ke Perusahaan Afiliasi Kolega dan Pengurus DSI

Menarik Dibaca: 12 Buah yang Bisa Turunkan Kolesterol dengan Cepat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×