kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

BIN: Tak ada indikasi upaya gagalkan pelantikan


Kamis, 16 Oktober 2014 / 17:15 WIB
Layar menampilkan logo Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Kamis (17/6/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/hp.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya tidak menemukan adanya indikasi upaya menggagalkan pelantikan Joko Widodo menjadi Presiden pada tanggal 20 Oktober 2014.

"Hasil pengamatan BIN dan jajarannya hingga saat ini kami laporkan tidak ada indikasi kuat akan ada upaya penggagalan dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden," ujar Marciano di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (16/10).

Di hadapan pimpinan MPR, Marciano menjelaskan pihaknya beserta seluruh komunitas intelijen seperti Kepolisian, TNI, Kesbangpol, serta Intelijen lain sudah melakukan koordinasi.

Selain itu, pihaknya pun sudah melakukan komunikasi dengan semua pihak khususnya massa yang kemungkinan turun ke jalan pada 20 Oktober 2014 mendatang.

"Komunikasi terus kami lakukan untuk menjadikan tanggal 20 Oktober 2014 sebagai hari yang dinantikan seluruh bangsa Indonesia dalam menyambut Persiden dan Wakil Presiden baru dan melepas Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono," ujarnya. (Adi Suhendi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×