kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BIN: Tak ada indikasi upaya gagalkan pelantikan


Kamis, 16 Oktober 2014 / 17:15 WIB
Layar menampilkan logo Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Kamis (17/6/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/hp.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya tidak menemukan adanya indikasi upaya menggagalkan pelantikan Joko Widodo menjadi Presiden pada tanggal 20 Oktober 2014.

"Hasil pengamatan BIN dan jajarannya hingga saat ini kami laporkan tidak ada indikasi kuat akan ada upaya penggagalan dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden," ujar Marciano di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (16/10).

Di hadapan pimpinan MPR, Marciano menjelaskan pihaknya beserta seluruh komunitas intelijen seperti Kepolisian, TNI, Kesbangpol, serta Intelijen lain sudah melakukan koordinasi.

Selain itu, pihaknya pun sudah melakukan komunikasi dengan semua pihak khususnya massa yang kemungkinan turun ke jalan pada 20 Oktober 2014 mendatang.

"Komunikasi terus kami lakukan untuk menjadikan tanggal 20 Oktober 2014 sebagai hari yang dinantikan seluruh bangsa Indonesia dalam menyambut Persiden dan Wakil Presiden baru dan melepas Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono," ujarnya. (Adi Suhendi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×