kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.161   74,00   0,41%
  • IDX 5.931   6,48   0,11%
  • KOMPAS100 771   -0,03   0,00%
  • LQ45 589   -0,41   -0,07%
  • ISSI 205   1,12   0,55%
  • IDX30 333   -0,29   -0,09%
  • IDXHIDIV20 413   -0,43   -0,10%
  • IDX80 88   0,08   0,09%
  • IDXV30 112   -0,03   -0,02%
  • IDXQ30 107   -0,24   -0,23%

BGN Sebut SPPG Terbangun Sudah 8.344 Dapur, Sepenuhnya Dari Swasta


Kamis, 18 September 2025 / 17:50 WIB
BGN Sebut SPPG Terbangun Sudah 8.344 Dapur, Sepenuhnya Dari Swasta
ILUSTRASI. Kepala BGN, Dadan Hindayana. BGN mencatat hingga hari ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbangun untuk program MBG mencapai 8.344 dapur.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat hingga hari ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbangun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai 8.344 dapur. 

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindaya mengklaim pembangunan SPPG tersebut sepenuhnya dari swasta atau dana non APBN. 

"Itu 100% dari 8.344 SPPG itu didanai oleh dana masyarakat. Jadi ini kontribusi masyarakat yang luar biasa," kata Dadan di Kantornya, Kamis (18/9). 

Dadan mengatakan pihaknya telah mengalokasikan Rp 6 triliun untuk membangun 1.542 SPPG. Namun belum ada satu pun yang terbangun lantaran masih dalam proses. 

Baca Juga: BGN: Serapan Anggaran Makan Bergizi Gratis Hampir Capai Rp 8,3 Triliun

Dalam mempercepat pembangunan, BGN menyiapkan dua langkah strategi. Pertama, BGN akan bekerja sama dengan TNI, Polri, Kadin, maupun asosiasi lainnya untuk membangun beberapa dapur di daerah aglomerasi. 

"Dan itu dana yang dikeluarkan oleh mereka yang memang peduli dengan program MBG," jelasnya. 

Dadan mengatakan pemerintah nantinya akan memberikan dalam bentuk insentif kepada mereka yang bermitra dengan BGN untuk membangun SPPG di daerah aglomerasi. 

Menurutnya, sampai hari ini sudah ada hampir 29 ribu calon SPPG di wilayah tersebut. Pihaknya berkomitemn untuk mempercepat verifikasi pembangunan SPPG baru ini. 

"Alhamdulillah setiap hari kami bisa verifikasi 100-150 SPPG, sehingga angka SPPG bisa bertambah setiap hari," pungkasnya. 

Kedua, pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mempercepat pembangunan SPPG di daerah terpencil. Hal itu lantaran sulit menemukan mitra yang ingin berkontribusi di daerah terpencil. 

Nantinya, Kemendagri akan menginstruksikan kepada pemerintah daerah untuk membuat satgas percepatan MBG. 

"Satgas inilah yang kemudian listing berapa banyak SPP yang harus dibangun dan untuk percepatan pembangunan akan di bantu Menteri PU," tutupnya. 

Baca Juga: Kepala BGN Jelaskan Soal Isu Minyak Babi Pada Food Tray

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×