kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.840.000   -44.000   -1,53%
  • USD/IDR 17.162   -44,00   -0,26%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Bertemu Jokowi, Bank Dunia janjikan dana US$ 11 M


Rabu, 20 Mei 2015 / 11:30 WIB
ILUSTRASI. MAndiri Sekuritas membagikan rekomendasi saham untuk perdagangan Rabu (6/12)


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden World Bank Group Jim Yong Kim pagi tadi menemui presiden Joko Widodo (Jokowi) di kantornya. Salah satu pertemuan tersebut adalah untuk menyampaikan komitmen World Bank dalam membantu pembangunan di Indonesia.

Untuk itu, menurut Kim pihaknya telah menawarkan bantuan senilai US$ 11 miliar untuk Indonesia. Bantuan itu akan disalurkan melalui berbagai lembaga keuangan yang berada di bawah naungan World Bank Group.

Secara rinci, bantuan itu akan terdiri dari US$ 3 miliar dari Wold Bank, dan sebesar US$ 8 miliar dari International Finance Corporation (IFC) dan Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA). "Bantuan itu akan diberikan untuk jangka waktu tiga tahun," ujar Kim, Rabu (20/5) di Istana Negara, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi didampingi oleh Menteri Keuangan (Menkeu) BambanG Brojdonegoro dan Sekertaris Kabinet Andi Widjojanto, dan Menteri Sekertaris Negara Pratikno. Pertemuan berlangsung sekitar satu jam.

Sebelumny, Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro memang sempat menyinggung soal rencana mencari pendanaan dari pinjaman multilateral atau bilateral. Tujuannya, untuk mengantisipasi minimnya penerimaan negara dari pajak, dan menjamin semua program pembangunan tetap berjalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×