kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Berikut inilah desain pemulihan ekonomi nasional 2020 yang disiapkan pemerintah


Kamis, 14 Mei 2020 / 02:25 WIB


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Syamsul Azhar

Ekonom Institut Kajian Strategis (IKS) Universitas Kebangsaan Eric Sugandi menilai desain jangka waktu pemulihan ekonomi tersebut cenderung optimistis. Menurutnya, rancangan tersebut atas dasar pandemi Covid-19 sudah berakhir pada kuartal III-2020. 

"Padahal masih ada risiko second wave. Tapi secara garis besar saya setuju dengan respon kebijakannya," kata Eric kepada KONTAN.

Eric menilai untuk pemulihan dunia usaha seperti pariwisata tidak bisa cepat tapi harus diberikan stimulus. Sedangkan untuk pelonggaran atau pembukaan usahanya mesti melihat perkembangan penanganan Covid-19. 

Artinya, harapan konsumsi  naik di sektor itu masih rentan. "Karena waktu pelonggaran atau pembukaan akan berbeda tiap daerah," katanya.

Di sisi lain, pemulihan ekonomi lebih lama di sektor perbankan. Sebab Covid-19 meningkatkan resiko default kredit perbankan dan adanya kebijakann restrukturisasi. 

Sedangkan usaha yang bisa cepat pulih adalah farmasi, transportasi dan distribusi barang, e-commerce, serta makanan dan minuman non restoran. Eric memprediksi 2020 ekonomi minus 1%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×