kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.020   20,00   0,12%
  • IDX 7.069   -115,60   -1,61%
  • KOMPAS100 977   -15,58   -1,57%
  • LQ45 718   -9,01   -1,24%
  • ISSI 253   -4,17   -1,62%
  • IDX30 389   -4,09   -1,04%
  • IDXHIDIV20 483   -3,99   -0,82%
  • IDX80 110   -1,58   -1,41%
  • IDXV30 134   -0,70   -0,52%
  • IDXQ30 127   -1,31   -1,02%

Berikut inilah desain pemulihan ekonomi nasional 2020 yang disiapkan pemerintah


Kamis, 14 Mei 2020 / 02:25 WIB
Berikut inilah desain pemulihan ekonomi nasional 2020 yang disiapkan pemerintah


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Syamsul Azhar

"Kuartal II-2020 memang sangat berat. Data-data yang kami lihat menuju pemburukan, dan kemungkinan besar pertumbuhan ekonomi negatif," katanya saat konferensi pers virtual, Rabu (13/5).

Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya menyebut dalam skenario terberat, pertumbuhan ekonomi kuartal kedua 2020 di posisi 0,3% hingga - 2,6%.

Karena itu pemerintah mengucurkan stimulus untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM), usaha ultramikro (UMi), industri, dan BUMN. Program ini berjalan sampai kuartal III-2020. 

Pada kuartal II-2020 diharapkan sudah berlangsung sebagian aktivitas ekonomi. Pemerintah juga melanjutkan perluasan stimulus konsumsi bagi kelas menengah.

Sementara itu, pada kuartal IV-2020, pemerintah berharap mulai ada pemulihan ekonomi, baik pada konsumsi masyarakat, dan pengurangan jumlah pengangguran, dan kemiskinan. Karena itulah, disain kebijakan yang disusun pemerintah di akhir tahun, akan fokus dunia usaha. 

"Apakah kuartal III lebih baik? Itu sedang diusahakan. Kuartal IV lebih baik? Kami usahakan dengan kebijakan yang dirancang pemerintah, supaya pertumbuhan ekonomi tidak menuju terlalu negatif," tambah Febrio.

Sebagai gambaran dalam  skenario berat, ekonomi Indonesia sepanjang tahun ini diperkirakan tumbuh 2,3%. Namun, dalam skenario sangat berat, ekonomi Indonesia bakal tumbuh -0,4%.

Beberapa strategi yang dijalankan diantaranya lewat penjaminan kredit modal kerja UMKM, penempatan dana di perbankan  yang terdampak restrukturisasi kredit, penyertaan modal negara (PMN) ke BUMN, dukungan pelaksanaan program B30, dan penyaluran dana insentif daerah.  

SELANJUTNYA>>>




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×