kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Banyak impor ular dan kura-kura, Kemendag akan hentikan impor hewan hidup dari China


Rabu, 05 Februari 2020 / 19:19 WIB
Mendag Agus Suparmanto saat bertemu wartawan


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

Binatang hidup yang paling banyak adalah reptil, termasuk ular dan kura-kura. Jumlah reptil hidup yang diimpor sebanyak 18,18 ton dengan nilai US$ 215.968.

Bila dilihat sejak 2015, impor reptil hidup sebesar 6,2 ton, meningkat menjadi 9,32 ton di 2016, sebesar 8,38 ton di 2017, dan 11,67 ton di 2018.

Baca Juga: Kebijakan pemerintah membatasi orang bepergian dari dan ke China dinilai wajar

Tak hanya reptil, ada pula mamalia hidup lain yang diimpor pada 2019 dengan jumlah 1,21 ton dengan nilai US$ 98.327. Angka ini meningkat dari tahun 2018 yang sebesar 698 kilogram. Hewan hidup lain yang diimpor di 2019 sebesar 550 kg dengan nilai US$ 7.102.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×