kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.965   -77,00   -0,43%
  • IDX 6.342   22,49   0,36%
  • KOMPAS100 833   1,39   0,17%
  • LQ45 634   -1,68   -0,27%
  • ISSI 219   1,58   0,72%
  • IDX30 356   -1,46   -0,41%
  • IDXHIDIV20 435   -3,35   -0,76%
  • IDX80 95   0,04   0,04%
  • IDXV30 120   -0,45   -0,38%
  • IDXQ30 113   -0,61   -0,54%

Banyak impor ular dan kura-kura, Kemendag akan hentikan impor hewan hidup dari China


Rabu, 05 Februari 2020 / 19:19 WIB
Mendag Agus Suparmanto saat bertemu wartawan


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

Binatang hidup yang paling banyak adalah reptil, termasuk ular dan kura-kura. Jumlah reptil hidup yang diimpor sebanyak 18,18 ton dengan nilai US$ 215.968.

Bila dilihat sejak 2015, impor reptil hidup sebesar 6,2 ton, meningkat menjadi 9,32 ton di 2016, sebesar 8,38 ton di 2017, dan 11,67 ton di 2018.

Baca Juga: Kebijakan pemerintah membatasi orang bepergian dari dan ke China dinilai wajar

Tak hanya reptil, ada pula mamalia hidup lain yang diimpor pada 2019 dengan jumlah 1,21 ton dengan nilai US$ 98.327. Angka ini meningkat dari tahun 2018 yang sebesar 698 kilogram. Hewan hidup lain yang diimpor di 2019 sebesar 550 kg dengan nilai US$ 7.102.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×