kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.840.000   -44.000   -1,53%
  • USD/IDR 17.194   -12,00   -0,07%
  • IDX 7.682   48,37   0,63%
  • KOMPAS100 1.064   9,08   0,86%
  • LQ45 763   3,92   0,52%
  • ISSI 279   1,65   0,60%
  • IDX30 405   1,55   0,38%
  • IDXHIDIV20 491   1,08   0,22%
  • IDX80 119   0,90   0,76%
  • IDXV30 139   -0,28   -0,20%
  • IDXQ30 130   0,51   0,39%

Banyak impor ular dan kura-kura, Kemendag akan hentikan impor hewan hidup dari China


Rabu, 05 Februari 2020 / 19:19 WIB
Mendag Agus Suparmanto saat bertemu wartawan


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

Binatang hidup yang paling banyak adalah reptil, termasuk ular dan kura-kura. Jumlah reptil hidup yang diimpor sebanyak 18,18 ton dengan nilai US$ 215.968.

Bila dilihat sejak 2015, impor reptil hidup sebesar 6,2 ton, meningkat menjadi 9,32 ton di 2016, sebesar 8,38 ton di 2017, dan 11,67 ton di 2018.

Baca Juga: Kebijakan pemerintah membatasi orang bepergian dari dan ke China dinilai wajar

Tak hanya reptil, ada pula mamalia hidup lain yang diimpor pada 2019 dengan jumlah 1,21 ton dengan nilai US$ 98.327. Angka ini meningkat dari tahun 2018 yang sebesar 698 kilogram. Hewan hidup lain yang diimpor di 2019 sebesar 550 kg dengan nilai US$ 7.102.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×