kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.911   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.193   74,07   1,21%
  • KOMPAS100 796   7,84   0,99%
  • LQ45 608   4,93   0,82%
  • ISSI 217   4,59   2,15%
  • IDX30 337   1,37   0,41%
  • IDXHIDIV20 431   1,76   0,41%
  • IDX80 91   0,94   1,05%
  • IDXV30 118   1,35   1,16%
  • IDXQ30 110   0,20   0,18%

Banyak impor ular dan kura-kura, Kemendag akan hentikan impor hewan hidup dari China


Rabu, 05 Februari 2020 / 19:19 WIB
Mendag Agus Suparmanto saat bertemu wartawan


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

Binatang hidup yang paling banyak adalah reptil, termasuk ular dan kura-kura. Jumlah reptil hidup yang diimpor sebanyak 18,18 ton dengan nilai US$ 215.968.

Bila dilihat sejak 2015, impor reptil hidup sebesar 6,2 ton, meningkat menjadi 9,32 ton di 2016, sebesar 8,38 ton di 2017, dan 11,67 ton di 2018.

Baca Juga: Kebijakan pemerintah membatasi orang bepergian dari dan ke China dinilai wajar

Tak hanya reptil, ada pula mamalia hidup lain yang diimpor pada 2019 dengan jumlah 1,21 ton dengan nilai US$ 98.327. Angka ini meningkat dari tahun 2018 yang sebesar 698 kilogram. Hewan hidup lain yang diimpor di 2019 sebesar 550 kg dengan nilai US$ 7.102.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×