kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.973   0,00   0,00%
  • IDX 5.994   109,74   1,87%
  • KOMPAS100 780   16,09   2,11%
  • LQ45 590   11,62   2,01%
  • ISSI 208   4,34   2,13%
  • IDX30 334   6,86   2,09%
  • IDXHIDIV20 410   7,91   1,97%
  • IDX80 88   1,81   2,09%
  • IDXV30 111   2,51   2,30%
  • IDXQ30 107   2,32   2,21%

Bansos PKH sudah mengucur Rp 16,56 triliun, ini rinciaannya


Minggu, 10 Mei 2020 / 09:35 WIB


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, sampai dengan 6 Mei 2020 lalu pemerintah telah mencairkan anggaran bantuan sosial (bansos) program keluarga harapan (PKH) dengan total nilai sebesar Rp 16,56 triliun.

Jumlah tersebut, setara dengan 44,27% dari total anggaran PKH senilai Rp 37,4 triliun.

Baca Juga: Kemensos targetkan 20 juta keluarga penerima sembako tercapai akhir Mei 2020

"Kita lihat dari PKH sampai dengan 6 Mei sebanyak Rp 16,56 triliun sudah dicairkan. Ini terlihat kita mulai melakukan pencairan mulai bulan April secara bulanan," ujar Menkeu Sri Mulyani dalam telekonferensi daring, Jumat (6/5).

Berdasarkan data Kemenkeu, ada enam tahap penyaluran PKH kepada masyarakat. Periode penyaluran pertama, dilakukan pada tanggal 14 Januari - 5 Februari 2020 atau di triwulan I untuk 9,02 juta keluarga penerima manfaat (KPM), dengan nilai penyaluran sebanyak Rp 7 triliun.

Pada triwulan kedua, terdapat penyaluran PKH periode kedua dan ketiga. Periode penyaluran kedua dilakukan tanggal 9 Maret kepada 9,21 juta KPM dengan nilai Rp 7,01 triliun.

Selanjutnya, periode penyaluran ketiga dilakukan pada tanggal 15 April kepada 63,2 ribu KPM dengan total penyaluran sebesar Rp 53,71 miliar. Periode penyaluran keempat, dilaksanakan pada tanggal 15 April yang ditujukan kepada 9 juta KPM dengan nilai Rp 2,28 triliun.

Baca Juga: Pemerintah targetkan penyaluran bansos Covid-19 rampung sebelum Idul Fitri

Adapun pada periode penyaluran kelima, terdapat tiga tahap penyaluran PKH. Periode penyaluran bansos PKH kelima tahap pertama, dilakukan pada tanggal 21 April kepada 248,9 ribu KPM dengan nilai Rp 58,46 miliar.

Periode penyaluran kelima tahap kedua, dilakukan pada 27 April yang dsalurkan untuk 546,7 ribu KPM dengan nilai Rp 105,19 miliar.

Untuk penyaluran kelima tahap ketiga, dilakukan pada 28 April kepada 121,08 ribu KPM dengan nilai Rp 26,14 miliar. Terakhir, periode penyaluran keenam dilakukan pada 30 April kepada 43,02 ribu KPM dengan total nilai Rp 11,71 miliar.

Sebagai catatan, sampai dengan penyaluran kelima tahap pertama, bansos ini masih diberikan kepada KPM reguler di luar perluasan KPM yang ditetapkan pemerintah.

Baca Juga: Pemerintah belum tentukan waktu pendaftaran kartu prakerja gelombang empat

Sementara itu, untuk penyaluran kelima tahap kedua, tahap ketiga, sampai dengan penyaluran keenam, bansos ini diberikan kepada KPM tambahan yang masuk ke dalam pemberian insentif jaring pengaman sosial (social safety net/SSN) untuk penanganan wabah Corona.

"Dalam hal ini, penyaluran PKH sudah mencakup lebih dari hampir 10 juta masyarakat," kata Sri.

Asal tahu saja, pada tahun ini pemerintah menaikkan anggaran PKH menjadi Rp 37,4 triliun dari sebelumnya Rp 29,13 triliun. Skemanya pun diubah, dari yang sebelumnya per 3 bulan, menjadi satu bulan sekali mulai April 2020.

Baca Juga: Kemensos belum terima data jutaan keluarga penerima bansos tunai di luar Jabodetabek

Tak hanya itu, pemerintah juga memperluas target penerima PKH, dari yang sebelumnya 9,2 juta KPM menjadi 10 juta KPM. Perluasan ini dilakukan dalam rangka penanganan dampak wabah virus Corona kepada masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×