kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Badan pesawat QZ8501 tiba di Tanjung Priok


Senin, 02 Maret 2015 / 11:16 WIB
Badan pesawat QZ8501 tiba di Tanjung Priok
ILUSTRASI. Twibbon Harhubnas 2023.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Bangkai badan pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di Perairan Selat Karimata, dekat Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, pada akhir Desember 2014 telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (2/3) pagi. Badan pesawat diangkat menggunakan kapal Crest Onyx milik Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi atau SKK Migas.

"Kami tiba di Tanjung Priok sekitar pukul 07.00 tadi pagi," ujar Anton, anak buah kapal Crest Onyx di Pelabuhan Tanjung Priok.

Anton mengatakan, badan pesawat diangkat dan mulai diberangkatkan dari perairan Selat Karimata pada Jumat (27/2) pekan lalu. Pantauan Kompas.com, bangkai pesawat yang terdiri dari bagian sayap, kabin bagian tengah, dan roda pesawat tersebut sudah rusak berat. Beberapa bagian pesawat tersebut disatukan menggunakan tali tambang. Tak hanya bagian badan utama pesawat, puing-puing pesawat juga ikut diangkat.

Bangkai badan pesawat tersebut akan diserahkan oleh Badan SAR Nasional (Basarnas) kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab jatuhnya pesawat.

Pesawat AirAsia QZ8501 hilang kontak dengan menara Air Traffic Control pada Minggu (28/12). Pesawat hilang kontak setelah mengudara selama kurang lebih satu jam. Pesawat tujuan Surabaya-Singapura yang membawa 162 awak tersebut dinyatakan hilang oleh otoritas perhubungan udara dari Kementerian Perhubungan. (Abba Gabrillin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×