CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

76 serpihan AirAsia ditemukan di Perairan Sulawesi


Kamis, 12 Februari 2015 / 13:43 WIB
ILUSTRASI.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

MAROS. Tim Basarnas Bandara Makassar mengupulkan 76 serpihan pesawat AirAsia QZ8501 yang ditemukan sejak tanggal 1 Februari 2015 di sepanjang perairan Langas Mamuju, Donggala, sampai Kabupaten Baru dan Pinrang Sulsel. Saat ini serpihan pesawat tersebut disimpan di gudang Kantor Basarnas Bandara.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Deden Ridwansyah, Kamis (12/2) saat ditemui di kantornya, mengatakan 76 serpihan pesawat tersebut beberapa di antaranya seperti Emergency Lokator Transmitter (ELT). Alat ini berfungsi memancarkan sinyal jika kondisi pesawat sementara bermasalah.

Basarnas dibantu nelayan menemukan pintu pesawat, jendela pesawat, sayap belakang pesawat, kursi pesawat, kabin pesawat dan beberapa serpihan lainnya. Deden mengaku tidak mengetahui semua jenis serpihan tersebut. Yang mengetahuinya adalah pihak AirAsia dan Komte Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Serpihan ini kita temukan mulai dari Mamuju sampai Pinrang. 90 persen alat ini ditemukan nelayan. Sisanya tim SAR. Nelayan selalu menyampaikan kepada kami jika ada alat. ELT ini berfungsi memancarkan sinyal jika pesawat bermasalah saat sementara terbang," ujar Deden. (Ansar Lempe)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×