kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.946.000   102.000   3,59%
  • USD/IDR 16.807   4,00   0,02%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

Annas coba suap Metro TV terkait pelecehan seksual


Senin, 22 Desember 2014 / 14:35 WIB
Annas coba suap Metro TV terkait pelecehan seksual
ILUSTRASI. Simak 5 jenis tanaman hias di dalam rumah sekaligus bermanfaat bikin tidur Anda tambah nyenyak


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Gubernur Riau nonaktif Annas Maamun ternyata berupaya meredam pemberitaan kasus dugaan pelecehan seksual yang ditangani pihak kepolisian. Pimpinan Redaksi Harian Koran Riau, Edi Rahmat RM dalam kesaksiannya mengaku memberikan Rp 200 juta agar pemberitaan tersebut tak tersiar di stasiun televisi swasta, Metro TV.

Menurut Edi, untuk memberikan uang tersebut, ia mengontak Azril dan Kahfi Siregar. "Betul, pertama saya kontak Azril," kata Edi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin (22/12). 

"Ini saudara kan yang setor Rp 200 juta melalui rekening Azril?" tanya Hakim Anggota Joko Subagyo.

"Iya betul. Tapi gagal. Tetap tayang di Metro TV," jawab Edi.

Kahfi Siregar disebut-sebut salah satu kader Partai Demokrat. Kahfi juga pernah menjabat sebagai Ketua Tim Media Center Fauzi Bowo-Nahrowi Ramli saat maju dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta.

Sementara itu, seusai persidangan, Edi mengaku bahwa penyetoran Rp 200 juta itu dilakukan atas permintaan Annas langsung. Uang tersebut kata Edi, berasal dari Gulat Medali Emas Manurung. "Pak Annas yang telepon. 'Ed tolong bantu supaya pemberitaan isu itu jangan ditayangkan.' Aku mana ada duit. Dari Bang Gulat," kata Edi.

Lebih lanjut menurut Edi, uang itu kemudian dikirimkan kepada Azril, anak buahnya dan ditransfer ke Kahfi Siregar untuk dibagikan ke awak media. "Sebetulnya bukan hanya Metro TV, tapi termasuk media lokal dan media nasional di Jakarta," lanjut Edi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×