kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Anas tak lagi punya kewenangan di Demokrat


Senin, 11 Februari 2013 / 19:13 WIB
ILUSTRASI. Kapal floating crane, kapal tunda dan tongkang pengangkut b a t u b a r a milik PT Trans Power Marine (TPMA)


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum kini sudah tidak lagi mempunyai kewenangan sebagai pemimpin partai pasca pengambilalihan kepemimpinan oleh Majelis Tinggi yang diketuai oleh Susilo Bambang Yudhoyono. Hal ini pun dipertegas oleh ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana.

"Semua kewenangan Anas diambil alih oleh Majelis Tinggi," kata Sutan saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 11 Februari 2013.

Semua kewenangan diambil alih oleh Majelis Tinggi yang dilakukan langsung oleh SBY, bahkan termasuk kewenangan untuk melantik kader.

Meski demikian, Sutan enggan untuk mempersoalkan mengenai acara partai yang dihadiri Anas di Banten pada akhir pekan kemarin."Kalau sudah dijanjikan masa Anas tidak datang," elaknya.

Ketua Komisi VII DPR itu pun yakin Majelis Tinggi pasti akan melakukan langkah strategis terkait pengambilalihan sementara wewenang tersebut. Ia menegaskan semuanya itu dilakukan untuk penyelamatan partai Demokrat yang elektabilitasnya terus menurun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×