kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Anas tak lagi punya kewenangan di Demokrat


Senin, 11 Februari 2013 / 19:13 WIB
ILUSTRASI. Kapal floating crane, kapal tunda dan tongkang pengangkut b a t u b a r a milik PT Trans Power Marine (TPMA)


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum kini sudah tidak lagi mempunyai kewenangan sebagai pemimpin partai pasca pengambilalihan kepemimpinan oleh Majelis Tinggi yang diketuai oleh Susilo Bambang Yudhoyono. Hal ini pun dipertegas oleh ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana.

"Semua kewenangan Anas diambil alih oleh Majelis Tinggi," kata Sutan saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 11 Februari 2013.

Semua kewenangan diambil alih oleh Majelis Tinggi yang dilakukan langsung oleh SBY, bahkan termasuk kewenangan untuk melantik kader.

Meski demikian, Sutan enggan untuk mempersoalkan mengenai acara partai yang dihadiri Anas di Banten pada akhir pekan kemarin."Kalau sudah dijanjikan masa Anas tidak datang," elaknya.

Ketua Komisi VII DPR itu pun yakin Majelis Tinggi pasti akan melakukan langkah strategis terkait pengambilalihan sementara wewenang tersebut. Ia menegaskan semuanya itu dilakukan untuk penyelamatan partai Demokrat yang elektabilitasnya terus menurun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×