kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Akun Twitter Kemenkeu diretas, warganet diminta tidak klik link yang dikirim


Senin, 22 Februari 2021 / 22:28 WIB
Akun Twitter Kemenkeu diretas, warganet diminta tidak klik link yang dikirim
ILUSTRASI. Akun Twitter Kemenkeu kena hack, warganet diminta tidak klik link yang dikirim


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan akun twitter resmi @KemenkeuRI tengah dihack atau diretas. 

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Kemenkeu Rahayu Puspasari mengatakan, saat ini pihak Twitter tengah melakukan upaya pemulihan. 

"Mohon maaf, saat ini akun Twitter @ KemenkeuRI sedang dalam penanganan dan pemulihan oleh pihak Twitter setelah sebelumnya mengalami peretasan," ujar Rahayu dalam keterangan resminya, Senin (22/2/2021). 

Akibat tindakan peretasan tersebut, sejumlah pengguna Twitter mengaku menerima pesan langsung atau direct message (DM) dari akun resmi Kemenkeu. 

Baca Juga: Pengamat pajak DDTC: Ada beberapa catatan untuk relaksasi PPnBM bagi kendaraan baru

Pesan tersebut berisi link untuk dibuka oleh orang yang menerima. Rahayu pun meminta agar masyarakat yang menerima DM tersebut untuk tidak mengklik link yang dikirimkan. 

"Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, Temankeu dihimbau untuk tidak meng-klik tautan yang dikirimkan oleh akun @KemenkeuRI yang dikirimkan melalui Direct Message," ujar dia. 

Adapun saat ini, akun resmi Kemenkeu tengah dikunci (lock) alntaran sedang dalam masa pemulihan oleh pihak Twitter. (Mutia Fauzia)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Akun Twitter Kena Hack, Kemenkeu: Jangan Klik Link yang Dikirim"

Selanjutnya: Sri Mulyani tekankan jual beli saham tak dikenai bea meterai Rp 10.000

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×