CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.962   17,00   0,09%
  • IDX 6.232   56,24   0,91%
  • KOMPAS100 823   8,72   1,07%
  • LQ45 628   5,84   0,94%
  • ISSI 214   2,70   1,27%
  • IDX30 354   2,95   0,84%
  • IDXHIDIV20 440   1,97   0,45%
  • IDX80 94   1,10   1,18%
  • IDXV30 118   0,63   0,54%
  • IDXQ30 114   0,48   0,43%

Airlangga Hartarto sebut program pemulihan ekonomi akan berlanjut pada 2021


Selasa, 04 Agustus 2020 / 16:24 WIB
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (20/7/2020). Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) tentang Penanganan COVID-19 dan Pemuli


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Tak hanya itu, pemerintah juga telah melakukan perluasan ke sektor korporasi, yaitu dengan kredit di atas Rp 10 miliar - Rp 1 triliun. Pemerintah juga akan merelaksasi regulasi, salah satunya dengan mengebut pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja.

Pemerintah juga berjanji akan menjaga mata pencaharian penduduk dengan mendukung masyarakat dan bisnis yang terdampak, menyiapkan kembali masyarakat agar bisa bekerja secara produktif dan aman, serta menyiapkan kebijakan lanjutan untuk pemulihan ekonomi nasional.

Baca Juga: Pefindo Biro Kredit: Pandemi bikin 45,5% debitur masuk peminjam berisiko tinggi

Selain fokus pada sektor ekonomi, pemerintah juga akan terus fokus dalam mengatasi atau menekan jumlah paparan virus, memperluas testing, karantina, dan kapasitas perawatan. Pemerintah juga akan terus mencari obat, meningkatkan kapasitas sektor kesehatan, dan berharap bisa segera menemukan dan mendistribusikan vaksin.

"Kami harap di tahun 2022 dan 2023 vaksin sudah ditemukan sehingga masyarakat akan berada pada posisi normal," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×