kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Ahok: Gorong-gorong dipadati kabel dan pipa


Sabtu, 09 November 2013 / 17:05 WIB
ILUSTRASI. Panduan diet DEBM agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)


Sumber: Kompas.co | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Ada banyak penyebab banjir di Jakarta. Salah satu yang dianggap penting oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama adalah keberadaan kabel-kabel serta pipa-pipa yang menyatu di dalam gorong-gorong di Ibu Kota.

Ditemui usai menghadiri acara Hospital Expo 2013 gedung JCC, Jakarta, Sabtu (9/11), Basuki mengeluhkan keberadaan kabel serta pipa tersebut. Sebab, pipa dan kabel itu mengurangi daya tampung sekaligus memperlambat arus air yang masuk.

"Gorong-gorong di DKI ini gila. Tidak ada ducting untuk kabel dan pipa. Semuanya kabel apapun juga ada di sana," keluh Basuki.  Rencananya, tahun 2014 mendatang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membangun gorong-gorong yang di dalamnya ada ducting khusus untuk kabel serta pipa agar tak mengganggu jalannya air. Proyek tersebut akan dibangun di Jakarta Selatan.

Bersamaan dengan itu, lanjut Basuki, pihaknya juga membentuk satuan tugas khusus yang bertugas memantau seluruh gorong-gorong di Jakarta agar tidak ada lagi instansi yang memasang kabel atau pipa di dalam. Satgas di bawah Dinas Pekerjaan Umum.

Lebih jauh, Basuki mengungkapkan, program pengentasan banjir membutuhkan waktu lama. Saat ini, pihaknya telah melakukan sejumlah antisipasi mulai dari normalisasi waduk, sungai, saluran penghubung, saluran di permukiman hingga mengkampanyekan hidup bersih di masyarakat Jakarta dan sejumlah program lainnya.

"Salah satunya kita kontrol pintu air dengan menerapkan buka-tutup, supaya gampang. Terus kita pantau pintu air itu lewat CCTV, pengawasannya jadi jauh lebih gampang itu," ujarnya. (Fabian Januaris Kuwado/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×