kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

2015, jumlah orang miskin ditargetkan turun 10%


Rabu, 30 April 2014 / 14:20 WIB
ILUSTRASI. OJK menargetkan penghimpunan dana di pasar modal sebesar Rp 152,7 triliun pada tahun 2023. /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida Alisjahbana menargetkan angka masyarakat miskin turun hingga 10%.

Hal ini sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3% tahun depan. "Akhir 2015 diharapkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3% dan kemiskinan turun jadi 10%," ujar Armida, di Musrenbangnas, Rabu (30/4).

Armida mengungkapkan selain penurunan angka masyarakat miskin, tingkat pengangguran juga ditargetkan menurun sampai 5,9%. "Angka masyarakat pengangguran turun 5,7 sampai 5,9%," ungkap Armida.

Armida menjelaskan target itu bisa tercapai, selama pemerintah fokus dalam bekerja. Selain itu pertumbuhan ekonomi juga harus merata di seluruh daerah. "Percepatan ekonomi yang menyeluruh akan meningkatkan daya saing," jelas Armida. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×