kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

2015, jumlah orang miskin ditargetkan turun 10%


Rabu, 30 April 2014 / 14:20 WIB
ILUSTRASI. OJK menargetkan penghimpunan dana di pasar modal sebesar Rp 152,7 triliun pada tahun 2023. /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida Alisjahbana menargetkan angka masyarakat miskin turun hingga 10%.

Hal ini sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3% tahun depan. "Akhir 2015 diharapkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3% dan kemiskinan turun jadi 10%," ujar Armida, di Musrenbangnas, Rabu (30/4).

Armida mengungkapkan selain penurunan angka masyarakat miskin, tingkat pengangguran juga ditargetkan menurun sampai 5,9%. "Angka masyarakat pengangguran turun 5,7 sampai 5,9%," ungkap Armida.

Armida menjelaskan target itu bisa tercapai, selama pemerintah fokus dalam bekerja. Selain itu pertumbuhan ekonomi juga harus merata di seluruh daerah. "Percepatan ekonomi yang menyeluruh akan meningkatkan daya saing," jelas Armida. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×