kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.898   28,00   0,16%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

2.000 desa di Papua belum teraliri listrik


Kamis, 21 Desember 2017 / 09:51 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo menyatakan, sampai saat ini masih ada 3.000 desa yang belum teraliri listrik. Dari jumlah tersebut yang terbanyak, 2.000 desa di antaranya berada di Papua.

Atas kondisi tersebut, Jokowi memerintahkan menterinya untuk segera mengejar pembangunan listrik di Papua. Jokowi mengakui, upaya tersebut tidak mudah.

Pasalnya, medan di Papua sebagian besar pegunungan. "Kita lihat bergunung, nyebur ke kali, diangkat lagi ke atas bukit. Memang berat," katanya Rabu (20/12).

Medan tersebut, selain menyulitkan pembangunan jaringan juga membuat biaya pembangunan membengkak.

Untuk membangun listrik di desa yang berada di Papua memerlukan biaya sebesar Rp 2 miliar setiap desanya. Padahal di tempat lain, anggaran pembangunan yang diperlukan hanya Rp 1 miliar untuk satu desa.

"Ini bukan mahal dan murah. Ini keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, makanya harus dibangun," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×