kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Untuk Uranium di Freeport, Pemerintah Tunggu Laporan


Rabu, 14 Juli 2010 / 18:12 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Pemerintah nampaknya masih belum bisa berbuat apa-apa terkait kabar dugaan kalau Freeport secara diam-diam menggali bahan baku Uranium di Papua. Alasannya, Hatta Rajasa, Menteri Koordinasi Perekonomian mengatakan, belum mendapat laporan mengenai dugaan itu.

Untuk itu, Hatta melanjutkan, dirinya menunggu laporan benar tidaknya hal itu dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Karena hal itulah,dia beralasan mengaku belum dapat berkomentar banyak.

Tetapi secara prinsip, kata Hatta, penggalian bahan baku uranium tidak dapat dilakukan begitu saja. "Yang jelas uranium itu adalah restricted tidak bisa begitu saja ditambang," ucapnya, Rabu (14/7).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×