kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.679   52,00   0,30%
  • IDX 6.389   -152,59   -2,33%
  • KOMPAS100 843   -14,88   -1,73%
  • LQ45 641   -8,85   -1,36%
  • ISSI 221   -6,19   -2,72%
  • IDX30 356   -5,25   -1,45%
  • IDXHIDIV20 445   -4,63   -1,03%
  • IDX80 96   -1,46   -1,49%
  • IDXV30 124   -1,60   -1,27%
  • IDXQ30 114   -1,22   -1,06%

Untuk Uranium di Freeport, Pemerintah Tunggu Laporan


Rabu, 14 Juli 2010 / 18:12 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Pemerintah nampaknya masih belum bisa berbuat apa-apa terkait kabar dugaan kalau Freeport secara diam-diam menggali bahan baku Uranium di Papua. Alasannya, Hatta Rajasa, Menteri Koordinasi Perekonomian mengatakan, belum mendapat laporan mengenai dugaan itu.

Untuk itu, Hatta melanjutkan, dirinya menunggu laporan benar tidaknya hal itu dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Karena hal itulah,dia beralasan mengaku belum dapat berkomentar banyak.

Tetapi secara prinsip, kata Hatta, penggalian bahan baku uranium tidak dapat dilakukan begitu saja. "Yang jelas uranium itu adalah restricted tidak bisa begitu saja ditambang," ucapnya, Rabu (14/7).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×