kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.861   15,00   0,09%
  • IDX 8.884   -52,75   -0,59%
  • KOMPAS100 1.227   -2,14   -0,17%
  • LQ45 867   -0,66   -0,08%
  • ISSI 324   -0,43   -0,13%
  • IDX30 441   1,12   0,26%
  • IDXHIDIV20 520   3,14   0,61%
  • IDX80 137   -0,20   -0,15%
  • IDXV30 144   0,54   0,38%
  • IDXQ30 141   0,96   0,68%

Untuk menggertak Uni Eropa, pemerintah disarankan batalkan pembelian 313 Airbus


Sabtu, 21 Desember 2019 / 04:10 WIB
Untuk menggertak Uni Eropa, pemerintah disarankan batalkan pembelian 313 Airbus
ILUSTRASI. Pesawat Airbus buatan Prancis


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pemerintah Indonesia bisa saja membatalkan pembelian 313 pesawat komersial dari Prancis untuk menggertak Uni Eropa yang mendiskriminasi kelapa sawit Indonesia. 

Untuk itu, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) meminta pemerintah Indonesia menggertak Uni Eropa terhadap perang dagang yang mereka kobarkan atas minyak kelapa sawit Indonesia.

Baca Juga: Hipmi: Kenaikan PTKP berdampak negatif terhadap penerimaan negara

Hipmi mendesak agar pemerintah Indonesia membatalkan rencana pembelian 313 pesawat komersial Airbus dari Prancis.

Hipmi menilai upaya pemerintah Indonesia melayangkan gugatan terhadap Uni Eropa (UE) ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) mengenai kebijakan Renewable Energy Directive (RED) II dan Delegated Regulation yang dikeluarkan UE pada pekan ini melawan Uni Eropa tidaklah cukup.

“Kita usul gertak saja dengan menghentikan pesanan sebanyak 313 Airbus yang kita pesan ke Prancis,” ujar Ketua Umum BPP Hipmi Mardani H. Maming dalam keterangan tertulis, Rabu (18/12).

Baca Juga: Ketum HIPMI: Tugas berat Kepala BKPM Bahlil kalahkan investasi Vietnam




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×