CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Tunjuk pengusaha jadi wamenhan, Jokowi minta pengembangan industri pertahanan


Jumat, 25 Oktober 2019 / 14:41 WIB
Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono


Reporter: Abdul Basith | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo menunjuk kalangan pengusaha untuk mengisi posisi wakil menteri pertahanan (wenhan).

Pengusaha yang juga Wakil Bendahara Umum Tim Kampanye Nasional (TKN), Sakti Wahyu Trenggono diangkat menjadi wamenhan. Nantinya Trenggono akan membantu kerja Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

"Profesional, berpengalaman dalam korporasi, saya beri tugas khusus mengembangkan industri strategis pertahanan," ujar Jokowi saat memperkenalkan wakil menteri, Jumat (25/10).

Baca Juga: Berikut 12 calon wakil menteri yang dipanggil Jokowi ke Istana pagi ini

Hal serupa juga diungkapkan oleh Trenggono sebelumnya usai bertemu dengan Jokowi. Trenggono mengaku memiliki latar belakang sebagai pelaku usaha.

Oleh karena itu ia siap menerima tugas sebagai wamenhan. Meskipun ia tidak memiliki latar belakang di bidang pertahanan.

"Saya siap untuk bekerja, background lebih ke arah pengembangan industri, fokus saya lebih banyak mengembangkan industri pertahanan," terang Trenggono.

Sebagai informasi Jokowi mengangkat 12 wakil menteri untuk 11 kementerian. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendapatkan 2 wamen.

Wamen tersebut dilantik pada hari yang sama setelah pengenalan. Wamen akan mendapatkan fasilitas sesuai dengan yang diatur oleh Undang Undang (UU).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×