kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Transaksi lelang pemerintah capai Rp 85,9 triliun dalam lima tahun terakhir


Jumat, 28 Februari 2020 / 16:50 WIB
ILUSTRASI. Lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara: Lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara di dealing room BNI, Selasa (12/8).


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

"Kalau kita hanya menunggu permohonan lelang datang, transaksi tidak akan naik setinggi ini. Kita lakukan pendekatan dan edukasi setiap semester ke perbankan misalnya, agar mereka mempromosikan lelang aset hak tanggungannya agar semakin banyak pembeli," kata Lukman.

Penyederhanaan layanan lelang juga dilakukan, yaitu dengan mempermudah regulasi dan proses bisnis terutama bagi penyelenggaraan lelang sukarela, serta mempermudah izin bagi Balai Lelang dan pejabat lelang swasta sehingga partisipasi  swasta meningkat dalam penyelenggaraan lelang. 

Baca Juga: Penawaran pada lelang sukuk negara capai Rp 60,54 triliun, seri PBS026 paling dicari 

Selain itu, Lukman menuturkan, peningkatan transaksi lelang juga didorong oleh pemanfaatan teknologi informasi. Salah satunya dengan mentransformasi cara lelang konvensional yang membutuhkan kehadiran peserta menjadi tanpa kehadiran peserta yaitu melalui situs www.lelang.go.id.

"E-lelang juga membuat pembeli bisa datang dari mana saja dan tentunya mempermudah proses bisnis baik bagi pemohon, penyelenggara, dan pembeli lelang," tandas Lukman. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×