kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.889   19,00   0,11%
  • IDX 8.948   63,58   0,72%
  • KOMPAS100 1.240   13,93   1,14%
  • LQ45 879   12,32   1,42%
  • ISSI 327   2,65   0,82%
  • IDX30 449   8,13   1,84%
  • IDXHIDIV20 531   10,57   2,03%
  • IDX80 138   1,59   1,17%
  • IDXV30 147   2,50   1,73%
  • IDXQ30 144   2,26   1,60%

Transaksi Event Belanja Nasional 2025 Tembus Rp 122,28 Triliun, Mampu Lampaui Target


Selasa, 13 Januari 2026 / 14:57 WIB
Transaksi Event Belanja Nasional 2025 Tembus Rp 122,28 Triliun, Mampu Lampaui Target
ILUSTRASI. BINA Indonesia Great Sale 2025 Targetkan Transaksi Rp30 Triliun lewat Wisata Belanja (KONTAN/Leni Wandira)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mengklaim konsumsi rumah tangga tetap resilien sepanjang 2025, tercermin dari capaian transaksi event belanja nasional yang melampaui target. Hingga 5 Januari 2026, realisasi transaksi dari Hari Belanja Online Nasional (HARBOLNAS), Belanja di Indonesia Aja (BINA), dan EPIC Sale tercatat menembus Rp 122,28 triliun.

Nilai transaksi tersebut melampaui target pemerintah sebesar Rp 110 triliun, sekaligus menunjukkan kuatnya daya beli masyarakat, terutama pada momentum belanja akhir tahun seiring libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan, keberhasilan rangkaian event belanja nasional tersebut menjadi indikator ketahanan konsumsi rumah tangga di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global.

“Kesuksesan HARBOLNAS, BINA, dan EPIC Sale di penghujung tahun 2025 bukan sekadar angka transaksi, melainkan bukti nyata resiliensi konsumsi rumah tangga kita. Capaian yang melampaui target menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat serta peran penting produk lokal dalam rantai pasok nasional,” ujar Haryo, Selasa (13/1/2026).

Baca Juga: Pemerintah Fasilitasi Diskon Harbolnas, Bina Indonesia & EPIC Sale Akhir Tahun 2025

Secara rinci, HARBOLNAS yang diselenggarakan pada 10–16 Desember 2025 mencatatkan realisasi transaksi sebesar Rp 36,4 triliun, melampaui target Rp 34 triliun. Dari total tersebut, penjualan produk lokal berkontribusi sebesar Rp 16,6 triliun. Program ini terselenggara melalui kolaborasi dengan Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) dan melibatkan pelaku UMKM serta berbagai platform digital nasional.

Sementara itu, Program BINA yang bekerja sama dengan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) serta Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) membukukan total realisasi transaksi sebesar Rp 119,3 triliun sepanjang 2025. Khusus untuk BINA Indonesia Great Sale (IGS) Nataru yang berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, nilai transaksi mencapai Rp 31 triliun, melampaui target Rp 30 triliun.

Program BINA juga mencakup berbagai sub-event sepanjang tahun, antara lain BINA Diskon Lebaran, BINA Holiday #BackToSchool, serta BINA 17-an atau HBD Indonesia.

Baca Juga: Harbolnas Bakal Hadir Lagi! Airlangga Bidik Transaksi Rp 35 Triliun di 2025

Adapun Program Ritel Nasional melalui kemitraan dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) mencatatkan total transaksi sebesar Rp 240,12 triliun sepanjang 2025. Capaian ini ditopang oleh sejumlah sub-event, seperti Friday Mubarak, Holiday Sale, Merdeka Madness, hingga EPIC Sale Nataru 2025. Khusus EPIC Sale Nataru yang digelar pada 1–31 Desember 2025, realisasi transaksi mencapai Rp 54,88 triliun, mendekati target Rp 56 triliun.

Haryo menegaskan, pemerintah akan terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan asosiasi agar event belanja nasional tidak hanya mendorong transaksi jangka pendek, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional.

“Ke depan, pemerintah akan terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan asosiasi untuk memastikan event-event belanja nasional tidak hanya mendorong transaksi jangka pendek, tetapi juga memperkuat struktur ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui berbagai event belanja nasional tersebut, pemerintah optimistis konsumsi rumah tangga dapat terus terjaga, sekaligus memperluas akses pasar bagi produk dalam negeri, khususnya UMKM, serta memperkuat ekosistem perdagangan ritel dan digital nasional.

Baca Juga: Pemerintah Buka Program Work From Mall, dan Great Sale Hingga 4 Januari 2026

Selanjutnya: Fitur Dana Cicil DANA Tidak Muncul? Ini 5 Penyebab dan Syarat Memunculkannya

Menarik Dibaca: Promo Indomaret Harga Spesial 13-26 Januari 2026, Sensodyne-Dove Diskon hingga 40%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×