kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Per Februari 2026, Distribusikan DMO Minyakita Sudah Mencapai 128.000 Ton


Jumat, 06 Maret 2026 / 05:58 WIB
Per Februari 2026, Distribusikan DMO Minyakita Sudah Mencapai 128.000 Ton


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebutkan bahwa pada bulan Februari 2026 kemarin, sudah mendistribusikan minyakita melalui skema Domestic Market Obligation (DMO) sebanyak 128.000 ton. 

"DMO per Februari kemarin sudah 128.000 ton, lalu penyaluran BUMN Pangan secara kumulatif sudah sebesar 37,5%," ujar Kabiro Humas Kemendag RI, Kusuma Dewi saat dikonfirmasi, Kamis (5/3/2026) petang.

Menyoal harga eceran tertinggi (HET) Minyakita saat ini yakni Rp15.700, Kusuma Dewi menjelaskan bahwa HET minyakita saat ini masih termasuk relatif turun, dibanding dengan harga secara nasional. 

Baca Juga: Presiden Tekankan Ingin Jadi Mediator Perang Iran dengan Amerika Serikat

"Untuk harga juga relatif sudah mengalami penurunan, dimana rata-rata nasional saat ini sebesar Rp15.903," kata dia.

Kusuma Dewi menyatakan HET minyakita saat ini masih realistis, tujuannya agar masyarakat masih bisa membeli kebutuhan pokok saat momen Lebaran 2026.

Sementara itu, Sekjen Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Rio Priambodo berharap dengan kondisi seperti ini, HET Minyakita tidak mengalami kenaikan lagi. Menurutnya, harga Minyakita masih rasional saat ini.

"HET Minyakita masih rasional harganya," ujar Rio Priambodo saat dikonfirmasi Kontan.

Baca Juga: Koreksi Arah Ekonomi, Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Implementasi Prabowonomics

Harga Minyakita saat ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam intervensi pasar agar lebih terjangkau. Sehingga, masih terjangkau oleh masyarakat kalangan menengah ke bawah.

"Harga Minyakita masih dalam radar harga kerakyatan dan tidak perlu dinaikkan," kata Rio.

Rio menjelaskan, jika HET Minyakita dinaikkan dikhawatirkan akan menimbulkan efek domino. Dia pun berharap tidak ada kenaikan HET minyakita, melainkan justru diharapkan menurun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×