kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Tiga poin kesepakatan damai KIH dan KMP


Senin, 10 November 2014 / 13:37 WIB
ILUSTRASI. Ini 4 Cara Mengatur Spasi yang Berantakan di Microsoft Word


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA.  Tiga butir kesepakatan damai telah dihasilkan perwakilan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dengan Koalisi Merah Putih (KMP), Senin (10/11).

Pertama, politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Pramono Anung mengatakan kedua koalisi akan ada dalam seluruh alat kelengkapan dewan. Tanpa terkecuali.

"Jumlah alat kelengkapan dewan ada 16. Tidak ada penambahan," tegas mantan Wakil Ketua DPR ini usai pertemuan di kompleks gedung Parlemen.

Kedua, jelas dia, akan ada perubahan atau revisi Tata Tertib dan UU MD3. Diharapkan, perubahan ini bisa selesai sebelum 5 Desember mendatang.

"Mudah-mudahan pada hari Kamis besok, kita sudah bisa Paripurna. Dan kita akan masuk dalam penyelesaian revisi MD3 dan Tatib," ungkapnya.

Terakhir imbuhnya, kalau semua hal tersebut sudah terselesaikan, DPR RI akan bemitra dengan DPR dalam tugas dan tanggung jawabnya.

"Dan kita konsentrasi untuk segera bermitra dengan pemerintah untuk menyelesaikan beberapa hal yang sempat tertunda," tuturnya. (Srihandriatmo Malau)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×