kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Terima suap, Handang eks pejabat pajak akui salah


Kamis, 16 Februari 2017 / 17:37 WIB


Reporter: Teodosius Domina | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Tersangka kasus suap pajak Handang Soekarno, mantan Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Jenderal Pajak, mengakui melakukan kesalahan. Ia diduga menerima suap dari bos Lulu Group Ramapanicker Rajamohanan Nair alias Rajesh.

Saat ini kasus untuk Rajesh telah masuk ke meja hijau. Diperkirakan tak lama lagi pelimpahan perkara untuk tersangka Handang juga akan segera dilakukan.

"Saya telah melakukan kesalahan, saya akan mempertanggung-jawabkan apa yang telah saya lakukan," kata Handang usai diperiksa KPK, Kamis (16/2).

Sementara ketika ditanya soal kaitan kronologi kasus dengan Dirjen Pajak Ken Dwijugeasteadi dan pengusaha Arif Budi Sulistyo, Handang enggan angkat suara. "Kalau soal materi saya nggak bisa jawab," tuturnya.

Sebelumnya KPK menetapkan Handang dan Rajesh sebagai tersangka. Di persidangan, Rajesh didakwa menyuap Handang sebesar US$ 148.500 dari total janji Rp 6 miliar.

Rajesh didakwa melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a dan b atau Pasal 13 UU No.20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor. Sementara Handang disangka melanggar pasal 12 huruf a dan b atau pasal 11 UU No. 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×