kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Tekanan Global Dorong Rupiah Melemah, BI Tegaskan Siap Bertindak Agresif


Rabu, 21 Januari 2026 / 17:13 WIB
Diperbarui Rabu, 21 Januari 2026 / 18:00 WIB
Tekanan Global Dorong Rupiah Melemah, BI Tegaskan Siap Bertindak Agresif
ILUSTRASI. Logo BI (KONTAN/Cheppy A. Muchlis). Rupiah capai rekor terendah Rp16.967 per dolar AS. BI pastikan intervensi besar-besaran dengan cadangan devisa kuat. Ketahui langkah taktis BI.


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Noverius Laoli

Selain intervensi di pasar valas, BI juga mengoptimalkan berbagai instrumen stabilisasi, mulai dari smart intervention, operasi moneter, hingga peningkatan daya tarik aset rupiah melalui Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan pengelolaan suku bunga.

Di sisi lain, BI mendorong pengurangan ketergantungan terhadap dolar AS melalui penguatan transaksi mata uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT). 

Sepanjang Januari–Desember 2025, volume transaksi LCT melonjak signifikan menjadi US$ 25,66 miliar, hampir dua kali lipat dibandingkan 2024.

Baca Juga: Peringatan! Rupiah Terancam Sentuh Rp 17.100 di Pekan Ini, Cek Penyebabnya

“Penggunaan mata uang selain dolar menjadi bagian dari strategi kami untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS,” ujar Destry.

BI juga memperluas pengembangan pasar non-dolar, termasuk membuka dan mengaktifkan perdagangan rupiah–yen Jepang serta rupiah–renminbi (RMB) Tiongkok. Langkah ini ditujukan untuk memotong praktik transaksi berlapis yang selama ini masih menggunakan dolar sebagai perantara.

“Ke depan, kami dorong agar kebutuhan CNY bisa langsung melalui pasar rupiah–CNY,” pungkas Destry.

Dengan kombinasi intervensi agresif, cadangan devisa yang kuat, serta penguatan pasar keuangan domestik, BI meyakini stabilitas rupiah dapat terjaga dan tekanan nilai tukar perlahan mereda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×