CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Tak darurat, Jokowi tolak keluarkan perpu pilkada


Rabu, 05 Agustus 2015 / 18:15 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

BOGOR. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu), tentang pemilihan kepala daerah (pilkada). Menurut Jokowi, pengeluaran Perppu Pilkada tidak bisa sembarangan, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi.

Salah satunya adalah, harus dikeluarkan dalam kondisi negara yang sedang genting. Selain itu, Jokowi juga bilang Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah bersedia untuk memperpanjang masa pendaftaran calon Kepala daerah selama tujuh hari.

Setelah tujuh hari, Jokowi yakin akan ada pasangan calon Kepala daerah yang mendaftarkan diri, untuk melengkapi pasangan calon yang di beberapa daerah masih tunggal. "Saya dulu ngomong, ketika masih ada 13 calon tunggal pasti akan turun separuh, ternyata bener," ujar Jokowi, Rabu (5/8) di Istana Bogor.

Pemerintah akan berbicara dengan beberapa ketua partai politik (parpol). Tujuannya, kalau ada daerah yang masih memiliki satu calon, ada yang mengajukan calon lainnya.

Menurut Jokowi, pemerintah sebetulnya sudah menyiapkan draft perppu. Itu dilakukan sebagai antisipasi pemerintah terhadap kondisi yang terburuk. Namun Ia enggan menjelaskan isi draft perppu tersebut. "Kalau ada kejadiannya baru kita keluarkan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×