kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tahun 2012, pemerintah menargetkan angka kemiskinan turun menjadi 11,7%


Rabu, 04 Januari 2012 / 16:10 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) loyo lagi 0,77% ke level 6.258,57 pada Senin (25/1). IHSG tertekan indeks saham LQ45 yang melemah 0,37%.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


JAKARTA. Pemerintah bertekad menurunkan angka kemiskinan menjadi sebesar 11,7% dari total populasi 2012. Pada 2014 mendatang, pemerintah berharap angka kemiskinan sudah mencapai kisaran 8% hingga 10%. Dengan demikian, pemerintah berharap rata-rata penurunan angka kemiskinan sebesar 0,8% per tahun.

Untuk mencapai target itu, pemerintah akan mengoptimalisasi program penanggulangan kemiskinan. "Guna mempercepat pengurangan angka kemiskinan maka program sektoral pemberdayaan masyarakat akan dikoordinasikan dalam payung PNPM," kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Rabu (4/1).

Agung menyampaikan sejak tahun 2009 hingga September 2011, jumlah penduduk versi Badan Pusat Statistik (BPS) terus mengalami penuruanan meskipun melambat. Pada Maret 2009, angka kemiskinan adalah 14,1% sementara pada Maret 2010 turun menjadi 13,3% sedangkan pada Maret 2011 angka kemiskinan menjadi 12,5%. Sementara pada September 2011 sebesar 12,36% atau sebesar 30,02 juta orang.

Selama periode Maret 2011–September 2011, penduduk miskin di daerah perkotaan dan perdesaan masing-masing turun 0,14% dan 0,13 %. Pada periode tersebut, penduduk miskin di daerah perkotaan berkurang 0,09 juta orang, sementara di daerah perdesaan berkurang 0,04 juta orang.

Persentase penduduk miskin antara daerah perkotaan dan perdesaan tidak banyak berubah dari Maret 2011 ke September 2011. Pada Maret 2011, sebagian besar atau 15,72% penduduk miskin berada di daerah perdesaan. Begitu juga pada September 2011, yaitu sebesar 15,59%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×