kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45686,19   14,05   2.09%
  • EMAS917.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.54%
  • RD.CAMPURAN 0.26%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Sushi-Tei dan mantan presdir sepakat berdamai


Jumat, 28 Februari 2020 / 04:32 WIB
Sushi-Tei dan mantan presdir sepakat berdamai

Reporter: Vendi Yhulia Susanto | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perkara hukum antara Sushi-Tei dengan Kusnadi Rahardja, yang merupakan mantan presiden direktur Sushi Tei Indonesia, berakhir menyusul tercapainya kesepakatan damai oleh semua pihak yang bersengketa. 

Kesepakatan tersebut tertuang dalam Perjanjian Perdamaian antara Kusnadi Rahardja (Pihak I), PT Sushi-Tei Indonesia (Pihak II), Sushi-Tei Pte Ltd (Pihak III), Sonny Kuniawan (Pihak IV), dan PT Boga Inti (Pihak V), yang ditandatangani pada 23 Desember 2019.

Sesuai Perjanjian Perdamaian, para pihak yang bersengketa sepakat untuk mencabut semua gugatan hukum yang perkaranya sedang berjalan di pengadilan. Semua pihak juga sepakat mencabut semua laporan tindak pidana yang sedang dalam proses pemeriksaan oleh kepolisian.

Baca Juga: Imbas tindakan mantan presiden direktur, Sushi Tei merugi US$ 250 juta

“Sesuai amanat perjanjian, para pihak baik Kusnadi Rahardja maupun Sushi-Tei sudah mencabut semua gugatan perdata dan sudah ada penetapan dari majelis hakim untuk tidak melanjutkan proses persidangan. Begitu juga dengan perkara pidana, semua laporan baik oleh Kusnadi Rahardja maupun Sushi-Tei juga sudah dicabut dan dihentikan pemeriksaannya,” ujar James Purba, kuasa hukum Sushi-Tei, Kamis (27/2).

Sebagai bagian dari ketentuan dalam Perjanjian Perdamaian, Kusnadi Rahardja sepakat untuk menjual seluruh sahamnya di PT Sushi-Tei Indonesia yang mencapai 24%. Kesepakatan ini dilakukan melalui perjanjian jual beli saham tertanggal 31 Januari 2020 antara Kusnadi Rahardja dengan Sushi-Tei Pte Ltd (Singapura). 

Jual beli dan pengalihan hak atas saham oleh Kusnadi Rahardja kepada Sushi-Tei Pte Ltd telah dilaksanakan dan disetujui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Sushi-Tei Indonesia.

Selain penjualan saham Kusnadi ke Sushi-Tei Pte Ltd, Kusnadi juga sepakat untuk mencabut pemblokiran rekening-rekening bank PT Sushi-Tei Indonesia, serta mengundurkan diri dari jabatan sebagai Presiden Direktur Sushi-Tei Surabaya.

“Sesuai Perjanjian Perdamaian, para pihak juga sepakat untuk menghentikan segala gugatan maupun tuntutan ganti rugi sebagai dampak dari persengketaan hukum yang terjadi. Para pihak juga menjamin tidak ada lagi perkara atau laporan polisi atau sengketa selain proses hukum yang sedang berlangsung dan dalam proses pencabutan gugatan di pengadilan,” kata James.

Baca Juga: Sengketa merek Sushi Tei masuk ke ranah pidana

Sushi-Tei Indonesia maupun Sushi-Tei Pte Ltd menyambut positif penyelesaian damai dalam perselisihan hukum dengan Kusnadi Rahardja. Dengan berakhirnya semua persengkataaan yang terjadi di pengadilan maupun kepolisian, Sushi-Tei kini akan memfokuskan pada upaya pengembangan bisnis di Indonesia.

“Berakhirnya semua perkara hukum ini membuat kami bisa lebih fokus untuk mengembangkan bisnis, baik melalui perluasan jaringan restoran Sushi-Tei maupun dalam pengembangan produk-produk baru sebagai komitmen kami kepada pelanggan di Indonesia,” ujar Direktur Eksekutif PT Sushi-Tei Indonesia, Allen Tan.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×