kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.014   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.240   3,61   0,06%
  • KOMPAS100 820   3,66   0,45%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   1,07   0,50%
  • IDX30 350   0,24   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   -0,18   -0,04%
  • IDX80 94   0,49   0,53%
  • IDXV30 119   1,39   1,18%
  • IDXQ30 112   0,06   0,05%

Survei BI: Konsumsi dan Pembayaran Cicilan Masyarakat Meningkat, Tapi Tabungan Turun


Selasa, 15 April 2025 / 14:22 WIB
Survei BI: Konsumsi dan Pembayaran Cicilan Masyarakat Meningkat, Tapi Tabungan Turun
ILUSTRASI. Pengunjung berbelanja di salah satu supermarket di Jakarta, Kamis (6/3/2025). Kondisi rata-rata pendapatan konsumen untuk konsumsi dan pembayaran cicilan tercatat meningkat pada Maret 2025.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kondisi rata-rata pendapatan konsumen untuk konsumsi dan pembayaran cicilan tercatat meningkat pada Maret 2025. Akan tetapi, kondisi tabungan masyarakat justru menurun.

Berdasarkan survei konsumen Bank Indonesia (BI) Selasa (15/4), pada Maret 2025 rata-rata proporsi pendapatan konsumen untuk konsumsi (average propensity to consume ratio) dan proporsi pembayaran cicilan/utang (debt to income ratio) masing-masing tercatat sebesar 75,3% dan 10,8%, meningkat dibandingkan dengan proporsi pada bulan sebelumnya, yaitu sebesar 74,7% dan 10,6%.

“Sementara itu, proporsi pendapatan konsumen yang disimpan (saving to income ratio) di Maret 2025 tercatat sebesar 13,8%, menurun dibandingkan Februari 2025 sebesar 14,7%,” mengutip laporan BI, Selasa (15/4).

Baca Juga: Survei BI Mencatat Kegiatan Dunia Usaha Turun di Kuartal IV-2024

Adapun proporsi konsumsi terhadap pendapatan terindikasi meningkat pada responden dengan tingkat pengeluaran Rp 1 juta sampai Rp 2 juta sebesar 79,0% dan penghasilan diatas 5 juta sebesar 70,8%.

Di sisi lain, porsi pendapatan yang ditabung mengalami penurunan untuk seluruh kelompok pengeluaran, kecuali kelompok pengeluaran Rp 2,1j uta hingga Rp 3 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×