kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.861   2,00   0,01%
  • IDX 6.193   65,48   1,07%
  • KOMPAS100 824   17,01   2,11%
  • LQ45 619   8,30   1,36%
  • ISSI 215   -0,30   -0,14%
  • IDX30 350   2,30   0,66%
  • IDXHIDIV20 427   1,22   0,29%
  • IDX80 94   1,19   1,29%
  • IDXV30 118   -0,52   -0,44%
  • IDXQ30 112   0,68   0,61%

Surplus Neraca Perdagangan Pada Oktober 2023 Naik Jadi US$ 3,48 Miliar


Rabu, 15 November 2023 / 11:44 WIB
Surplus Neraca Perdagangan Pada Oktober 2023 Naik Jadi US$ 3,48 Miliar
ILUSTRASI. Surplus neraca perdagangan barang Indonesia naik tipis pada bulan Oktober 2023. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Surplus neraca perdagangan barang Indonesia naik tipis pada bulan Oktober 2023. 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, surplus neraca perdagangan Indonesia pada bulan Oktober 2023 sebesar US$ 3,48 miliar atau naik dari US$ 3,41 miliar pada bulan September 2023. 

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengungkapkan, berarti surplus neraca perdagangan Indonesia mencetak surplus selama 42 bulan berturut-turut sejak tahun 2020. 

Baca Juga: Surplus Neraca Perdagangan Berpotensi Meningkat pada Oktober 2023

"Surplus tersebut merupakan surplus selama 42 bulan berturut-turut, yaitu sejak Mei 2020," terang Pudji dalam konferensi pers, Rabu (15/11). 

Surplus neraca perdagangan tersebut juga didorong dengan nilai ekspor yang lebih tinggi daripada nilai impor. 

Nilai ekspor pada bulan Oktober 2023 sebesar US$ 22,15 miliar atau naik 6,76% mom. Sedangkan nilai impor tercatat sebesar US$ 18,67 miliar atau naik 7,68% mom. 

Plus, surplus neraca perdagangan ini kemudian ditopang oleh surplus pada komoditas non migas, yaitu sebesar US$ 5,31 miliar. 

Komoditas penyumbang suruplus pada keklompok non miags adalah bahan bakar mineral (HS 27), lemak dan minyak hewan nabvati (HS 15), dan besi dan baja (HS 72). 

Baca Juga: Indonesia Dianggap Menguasai 50% Pasar Ekspor Batubara Termal Global

Sedangkan neraca perdagangan kelompok migas tercatat defisit US$ 1,84 miliar, dengan komoditas penyumbang defisit adalah minyak mentah dan hasil minyak. 

Secara kumulatif, total surplus neraca perdagangan Indonesia dari awal tahun 2023 hingga Oktober 2023 sebesar US$ 31,22 miliar. 

Meski demikian, surplus ini menyusut bila dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar US$ 45,44 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×