kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Subsidi energi Rp 77,3 T diintegrasikan dengan PKH


Jumat, 13 Januari 2017 / 15:33 WIB
Subsidi energi Rp 77,3 T diintegrasikan dengan PKH


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Pemerintah akan memperbaiki penyaluran subsidi energi. Rencananya, penyaluran subsidi energi yang tahun ini besarannya mencapai Rp 77,3 triliun (subsidi BBM dan LPG 3 kg sebesar Rp 32,3 triliun dan listrik senilai Rp 45 triliun) digabungkan dengan Program Keluarga Harapan (PKH)

Presiden Joko Widodo mengatakan, perbaikan penyaluran tersebut dilakukan karena berdasar evaluasi pemerintah, penyaluran subsidi tersebut tidak tepat sasaran.

"Untuk LPG 3 kg, informasi yang saya terima, 65% dinikmati rumah tangga yang tidak berhak menerima," kata Jokowi di Kantor Presiden, Jumat (13/1).

Hal yang sama juga terjadi untuk subsidi listrik. Jokowi mengatakan, banyak penerima subsidi listrik untuk golongan pelanggan 900 VA yang justru berasal dari kalangan keluarga mampu dan tidak berhak menerima subsidi. "Ini harus diperbaiki, supaya tepat sasaran, dinikmati masyarakat yang membutuhkan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×