kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Stok Melimpah di Tengah Krisis, Mensesneg: Cadangan Beras Capai 5,3 Juta Ton


Minggu, 17 Mei 2026 / 13:34 WIB
Stok Melimpah di Tengah Krisis, Mensesneg: Cadangan Beras Capai 5,3 Juta Ton
ILUSTRASI. Stok beras nasional tetap terjaga (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memastikan cadangan pangan terutama beras mencukupi dalam menghadapi tantangan geopolitik. 

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut saat ini cadangan beras pemerintah yang kini mencapai 5,3 juta ton di gudang Bulog. 

Menurutnya, jumlah tersebut menjadi pencapaian bersejarah yang menunjukkan kondisi pangan nasional yang aman dan terkendali.

“Cadangan beras pemerintah di gudang Bulog sejumlah 5,3 juta ton. sekali lagi kita ingin memastikan bahwa pangan kita aman, terkendali, harga juga terjangkau bahkan bisa memberi bantuan kepada saudara-saudara kita di negara lain,” ungkap Prasetyo dalam keterangan resminya, Minggu (17/5/2026). 

Baca Juga: Prabowo Mau Stop Ketergantungan Impor, Dukung Pengembangan Pupuk Berbahan Batubara

Senada, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjelaskan bahwa pemerintah juga terus memperkuat dukungan sektor pertanian, termasuk memastikan ketersediaan pupuk bagi petani.

Menurut Amran, stok pupuk nasional saat ini dalam kondisi lebih dari cukup, bahkan Indonesia telah mulai melakukan ekspor pupuk ke sejumlah negara.

“Pupuk kita lebih dari cukup bahkan kemarin kami ekspor ke Australia, berikutnya Filipina, Brasil, India, bahkan kemarin juga Menteri Pertanian Australia langsung mengucapkan terima kasih 4 kali. Ini kehebatan Bapak Presiden Republik Indonesia gagasan besar beliau kita laksanakan dengan baik,” ujar Menteri Amran.

Selain keberhasilan swasembada beras, Amran menyebut Indonesia kini juga telah mencapai swasembada jagung untuk kebutuhan pakan. 

Baca Juga: Panen Raya 1,24 Juta Ton Jagung, Indonesia Siap Ekspor Jagung ke Malaysia

Amran menambahkan bahwa harga pupuk dalam negeri pun mengalami penurunan hingga 20 persen, yang diharapkan semakin membantu produktivitas petani nasional.

“Swasembada beras sudah, kemudian kita ekspor pupuk, harga pupuk dalam negeri turun 20 persen. Kemudian kita sudah swasembada jagung untuk pakan. Berikutnya industri seperti disampaikan tadi Pak Mensesneg,” pungkas Menteri Amran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×