kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

Standard Chartered: Peluang investasi swasta di Indonesia Rp 3.821 triliun


Selasa, 21 Januari 2020 / 15:27 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang melewati logo Standard Chartered Plc di konferensi perbankan dan keuangan SIBOS di Toronto, Ontario, Kanada, 19 Oktober 2017.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Sedang peluang investasi sektor swasta dalam penyediaan air bersih lebih kecil. Tapi, bisa membawa dampak nyata karena 19%  penduduk Indonesia masih tidak memiliki akses ke air bersih dan sanitasi, indikator penting dari SDGs 6.

Baca Juga: Peluang dan tantangan iklim investasi di Indonesia versi ekonom Indef

Untuk membantu mencapai akses universal air bersih pada 2030, Standard Chartered menyatakan, butuh investasi sektor swasta sebesar Rp 54,6 triliun (US$ 4 miliar).

Andrew Chia, Chief Executive Officer Standard Chartered Bank Indonesia, mengatakan, sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki peranan signifikan dalam menyelaraskan rencana pembangunan yang ada dengan SDGs PBB.

"Investasi pada infrastruktur berkelanjutan menjadi sangat penting untuk membantu mencapai SDGs pada 2030, mengingat populasi Indonesia yang besar, dan negara ini menawarkan peluang besar bagi sektor swasta untuk berinvestasi dengan dampak nyata,” kata Andrew dalam siaran pers, Selasa (21/1).

Baca Juga: Pemerintah pastikan bidang usaha ini masuk ke daftar prioritas investasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×