kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.830
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS614.076 0,33%

Stance hawkish BI jadi salah satu faktor ekonomi tahun depan memiliki downside risk

Jumat, 14 September 2018 / 19:45 WIB

Stance hawkish BI jadi salah satu faktor ekonomi tahun depan memiliki downside risk
ILUSTRASI. Logo Bank Indonesia (BI)



Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan stance yang cenderung ketat atau hawkish pada tahun depan. Meskipun pada tahun depan diyakini tekanan akan berkurang.

Oleh karena hal ini pula, pemerintah bersiap pertumbuhan ekonomi memiliki downside risk pada tahun depan. Dalam pembahasan RAPBN 2019 sejauh ini, pertumbuhan ekonomi ditargetkan 5,3% tahun depan, tetapi memiliki peluang downside risk sampai ke hanya tumbuh 5,15%.


Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara mengatakan, potensi downside risk ini melihat beberapa hal yang terjadi terkait ekonomi global.

“Dari upaya kita stabilisasi, dari kenaikan Fed Fund Rate. Ini pasti akan diterjemahkan ke suku bunga acuan dalam negeri dan ada dampaknya ke ekonomi. BI bilang kemarin masih akan hawkish. Ini ada implikasinya, maka ada potensi pertumbuhan 5,15% tahun depan itu,” jelasnya di Jakarta, Jumat (14//9).

Untuk itu, kata Suahasil, pemerintah sudah sedari dini menyiapkan support bagi dunia usaha, terutama manufaktur agar bisa tumbuh tanpa terhimpit kebijakan moneter yang ketat. Misalnya, adanya beberapa insentif fiskal yang sudah dirilis tahun ini.

“Tetap kami tawarkan seluruh insentif, kami bangun infrastruktur. Kalau untuk manufaktur, seharusnya juga bisa dapat manfaat dari pelemahan rupiah. BI menaruh range 14.300 - 14.700 tahun depan,” ucapnya.

Ketua Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan, dari dunia usaha melihat bahwa insentif fiskal yang ada kini sebenarnya sudah cukup baik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di tahun depan, tetapi tarif PPh Badan masih besar, yakni 30%.

“Kalau bisa turunkan tarif syukur, tapi ini kembali ke pemerintah. Bicara tax allowance saja masih ragu-ragu karena takut tax base lebih kecil. Bukan saya pesimistis untuk masalah fiskal, tapi lakukan saja yang bisa deh. Perkecil disinsentif,” jelasnya kepada Kontan.co.id.


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus
Editor: Yudho Winarto

MAKROEKONOMI

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.1971 || diagnostic_web = 1.4743

Close [X]
×