kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Staf Novanto inisiasi pertemuan dengan bos Freeport


Rabu, 02 Desember 2015 / 14:40 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR menggelar sidang dugaan pelanggaran etik oleh Ketua DPR Setya Novanto (SN) secara terbuka, Rabu (2/12/2015).

Sidang perdana ini memanggil Menteri ESDM Sudirman Said sebagai pengadu.

Di persidangan, Sudirman menjelaskan, pertemuan antara Setya dengan bos PT Freeport Indonesia Mahroef Syamsudin dan pengusaha Riza Chalid berlangsung sebanyak tiga kali.

"Pertemuan terjadi setelah staff Setyo dan staff Riza menghubungi anak buah Mahroef," kata Sudirman.

Menurut Sudirman, informasi ini berasal dari Mahroef.

Mahroef memang sedang intens berkomunikasi dengan menteri ESDM. Hal ini terkait dengan nasib kontrak Freeport di Papua yang akan habis pada 2021.

Pertemuan tiga orang itu diduga berisi pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden oleh Setya sehubungan dengan renegosiasi kontrak karya PT Freeport Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×