kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Sri Mulyani tawarkan 225 proyek ke anggota IDB


Selasa, 11 April 2017 / 10:23 WIB


Reporter: Teodosius Domina | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani tak menyia-nyiakan pertemuan forum ketiga Islamic Development Bank (IDB) Sovereign Investment yang berlangsung di Indonesia. Sebagai tuan rumah, ia memanfaatkan acara ini untuk menawarkan berbagai peluang investasi di Indonesia melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI)

"Kami menawarkan 225 proyek. Diantaranya, 1 proyek listrik, 19 proyek rel kereta api, 17 bandara, 13 pelabuhan dan 25 kawasan ekonomi, serta ada proyek waduk dan irigasi," kata Sri Mulyani, Selasa (11/4).

Hal tersebut disampaikan lantaran beberapa tahun belakangan, pemerintah Indonesia sedang gencar menghimpun dana melalui berbagai terobosan. Diantaranya, pola PPP (public private partnership), pemanfaatan BUMN dan pelibatan Kementerian Keuangan sebagai fasilitator. "PT SMI merupakan perusahaan yang tepat untuk menjembatani penghimpunan dana," imbuhnya.

Sementara Presiden IDB, Bandar M. H. Hajjar berpendapat Indonesia memang merupakan negara yang menjanjikan untuk berinvestasi. Ia pun menandaskan sebagai salah satu negara pendiri IDB, kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan IDB berlangsung cukup baik.

"Hingga tahun 2016, IDB telah membiayai hingga US$ 7 milyar, termasuk kesepakatan tahun lalu, ketika membuka kantor di Jakarta, ada kesepakatan investasi US$ 1,5 milyar," kata Bandar.

Sedangkan nilai investasi berdasar nota kesepahaman yang diteken malam sebelumnya, Senin (10/4) rencananya akan dimanfaatkan untuk beberapa hal. Diantaranya, proyek co-financing dalam bentuk pinjaman, coinvestment, produk pasar modal, capacity building untuk Unit Usaha Syariah, dan pembiayaan PT SMI agar dimanfaatkan untuk menarik SWF (sovereign wealth fund).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×