kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Sri Mulyani: Saya sehat dan terus melakukan tugas secara penuh


Minggu, 15 Maret 2020 / 20:02 WIB
Sri Mulyani: Saya sehat dan terus melakukan tugas secara penuh
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan paparan dalam acara 'Indonesia Economic and Investment Outlook 2020' di Jakarta, Senin (17/2/2020). Menkeu menyampaikan kebijakan pemerintah tentang insentif fiskal untuk mendorong investasi yang beberapa


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan dirinya dalam kondisi sehat dan tetap menjalankan tugas sebagai bendahara negara secara penuh di tengah merebaknya virus Corona (Covid-19). 

Sebab sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah dinyatakan positif terjangkit Corona dan tengah menjalani perawatan serta isolasi di rumah sakit. 

Dalam unggahan melalui akun Instagram @smindrawati, ia bahkan mengabarkan bahwa tetap bekerja penuh sepanjang akhir pekan ini, termasuk melakukan rapat koordinasi melalui konferensi video dengan jajaran Kemenkeu. 

Baca Juga: Stimulus pajak melawan dampak corona bebani penerimaan pajak

"Sabtu minggu ini, saya bekerja penuh melakukan rapat koordinasi melalui konferensi video dengan jajaran Kemenkeu untuk merumuskan kebijakan dan langkah-langkah APBN dan keuangan negara dalam menangani penyebaran virus Corona (Covid19). Rapat dengan video untuk mengurangi potensi penularan virus Covid19, tapi tetap efektif dalam merumuskan kebijakan dan melaksanakan tugas Kemenkeu,” tulis Sri Mulyani. 

Dalam rapat koordinasi dengan jajaran pimpinan Kemenkeu tersebut, Sri Mulyani mengatakan setidaknya ada lima keputusan penting yang diambil. 

Pertama, Kemenkeu menerbitkan Surat Edaran bagi kementerian dan lembaga agar mampu mengalokasi dan memprogram ulang anggarannya masing-masing untuk penanganan Covid-19 di Indonesia. 

Baca Juga: Tertekan 3,76% di minggu lalu, bagaimana nasib rupiah pekan depan?

“Semua menteri harus memfokuskan belanja untuk mencegah dan menangani dampak penyebaran virus Corona,” tuturnya. 




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×