kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Sri Mulyani Prediksi Penerimaan Pajak Kembali Shortfall Sebesar Rp 112,4 Triliun


Rabu, 02 Juli 2025 / 05:40 WIB
Sri Mulyani Prediksi Penerimaan Pajak Kembali Shortfall Sebesar Rp 112,4 Triliun
Menkeu Sri Mulyani dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Polri Tahun 2025 yang digelar di Jakarta, Kamis (19/6).


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menetapakan outlook penerimaan pajak tahun 2025 ini akan kembali mengalami shortfall atau tidak mencapai target.

Outlook penerimaan pajak tahun ini diperkirakan hanya mencapai Rp 2.076,9, atau 94,9% dari target Rp 1.189,3 triliun. Bahkan, shortfall penerimaan pajak tahun ini sebesar Rp 112,4 triliun, dua kali lipat dari shortfall penerimaan pajak tahun lalu yang mencapai Rp 56,5 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, perkiraan tidak tercapainya penerimaan pajak tahun ini karena batalnya kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12%.

Baca Juga: Sri Mulyani Pamer Berhasil Tingkatkan Pendapatan Negara Rp 200 Triliun dalam 1 Bulan

“Kalau lihat PPN yang nggak jadi memang lebih rendah, namun kita akan memitigasi dari penerimaan komoditas yang mengalami pelemahan,” tutur Sri Mulyani saat melakukan rapat kerja bersama Banggar DPR RI, Selasa (1/7).

Sebagaimana diketahui, outlook penerimaan pajak diperkirakan mengalami shortfall sudah terlihat dari data realisasi hingga pertengahan tahun 2025 ini.

Hingga Juni 2025 realisasinya hanya mencapai Rp 831,3 triliun, atau 38% dari target. Realisasi ini juga lebih rendah dari periode sama tahun lalu yang mencapai Rp 893,8 triliun.

Lebih rendahnya penerimaan pajak tersebut dipengaruhi, penerimaan pajak pada Januari dan Februari 2025 mengalami kontraksi yang cukup dalam.

Baca Juga: Sri Mulyani Prediksi Pelemahan Ekonomi Global Berlanjut Hingga 2026

Meski demikian, outlook penerimaan pajak tahun ini Rp 2.076,9 triliun tersebut tercatat meningkat 7,5% bila dibandingkan tahun lalu yang penerimaan pajaknya hanya mencapai Rp 1.931,6 triliun.

Meningkatnya penerimaan pajak tersebut dipengaruhi perekonomian nasional yang membaik di semester II dan pertumbuhan ekonomi terjaga dalam kisaran 5%, daya beli yang cukup kuat dan peningkatan kegiatan sektor manufaktur dan keuangan, serta pelaksanaan dari Joint Program Optimalisasi Penerimaan Negara Kemenkeu dengan K/L terkait.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×