kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Sri Mulyani: Pemerintah akan menyuntik insentif fiskal bagi sektor hiburan


Jumat, 01 Mei 2020 / 22:00 WIB


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

18 sektor usaha yang dimaksud adalah:

1. Pertanian, kehutanan, perikanan (100 KBLI)

2. Pertambangan dan penggalian (27 KBLI)

3. Industri pengolahan (127 KBLI)

4. Pengadaan listrik, gas, uap air panas, dan udara dingin (3 KBLI)

5. Pengelolaan air, air limbah, daur ulang sampah, dan aktivitas remidiasi (1 KBLI)

6. Konstruksi (60 KBLI)

Baca Juga: Pemerintah tetapkan dana penanganan corona dianggarkan lewat DIPA kementerian/lembaga

7. Perdagangan besar, eceran, reparasi, perawatan mobil dan sepeda motor (193 KBLI)

8. Pengangkutan dan pergudangan (85 KBLI)

9. Penyediaan akomodasi, penyediaan makan minum (27 KBLI)

10. Informasi dan komunikasi (36 KBLI)

11. Aktivitas keuangan dan asuransi (3 KBLI)

12. Real estate (3 KBLI)

13. Servis jasa profesional ilmiah dan teknis (22 KBLI)

Baca Juga: Pemerintah refocusing dan realokasi anggaran demi atasi corona, berikut penggunaannya

14. Aktivitas penyewaan, sewa gudang usaha, ketenagakerjaan, agen perjalanan termasuk pariwisata dan penunjang usaha lain (19 KBLI)

15. Pendidikan (5 KBLI)

16. Kesehatan manusia dan aktivitas sosial (5 KBLI)

17. Industri pariwisata, kesenian, hiburan, rekreasi (52 KBLI)

18. Aktivitas jasa lainnya (3 KBLI)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×