kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.047.000   8.000   0,26%
  • USD/IDR 16.915   -55,00   -0,32%
  • IDX 7.408   70,63   0,96%
  • KOMPAS100 1.033   12,20   1,20%
  • LQ45 758   7,49   1,00%
  • ISSI 260   2,98   1,16%
  • IDX30 401   3,85   0,97%
  • IDXHIDIV20 496   2,50   0,51%
  • IDX80 116   1,32   1,15%
  • IDXV30 134   0,91   0,68%
  • IDXQ30 130   1,16   0,90%

Sofyan Djalil: Tugas menteri saat ini tidak mudah


Selasa, 25 November 2014 / 11:51 WIB
Sofyan Djalil: Tugas menteri saat ini tidak mudah
ILUSTRASI. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) pada Kamis (8/6) menyetujui pembagian dividen tunai kepada seluruh pemegang saham


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Perekonomian domestik saat ini tidak dalam kondisi prima. Ekonomi global yang lesu menjadi salah satu penyebab pertumbuhan ekonomi Indonesia loyo.

Melihat permasalahan ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofjan Djalil mengatakan, tugas seorang menteri, khususnya Menko Perekonomian saat ini tidaklah mudah. Dirinya menjelaskan era stimulus quantitative easing Amerika telah berakhir.

Di sisi lain harga komoditi sedang dalam periode terendah dalam beberapa tahun. "China pertumbuhannya tidak seperti yang diharapkan. Eropa masih dalam ICU. Cuma Amerika yang kekuatannya bisa berikan harapan," ujar Sofjan dalam DBS Asian Insight Seminar 2014 di Jakarta, Selasa (25/11).

Dari dalam negeri sendiri, menurut Sofjan, dalam beberapa tahun terakhir industri manufaktur tumbuh negatif. Padahal industri ini yang menciptakan banyak lapangan kerja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Kontan Digital Premium Access Financial Statement in Action

[X]
×