kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Komentar menteri era Soeharto terkait BBM naik


Selasa, 25 November 2014 / 11:23 WIB
ILUSTRASI. Fasilitas produksi semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP).


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Mantan Menteri Pemberdayaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) era Soeharto, Tanri Abeng yakin pelaku ekonomi sangat mendukung pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) ke sektor produktif. Dia memperkirakan, investasi pelaku ekonomi di tahun mendatang lebih tinggi, apalagi jika diketahui jelas kemana realokasi subsidi BBM tersebut.

"Tiga bulanan ini saja yang saya kira akan menjadi bulan-bulanan dulu, sampai Januari. Hehehe," tutur Tanri, Selasa (25/11).

Tanri bilang, setelah itu, pelaku ekonomi akan lebih giat lagi karena mereka memahami manfaat realokasi subsidi energi. "Sebenarnya bagi orang-orang yang mengerti, mereka akan setuju," kata Tanri.

"Tapi ini kan harus memberi pemahaman kepada masyarakat banyak. Kalau belum mengerti juga, apa boleh buat, jalan terus saja. Nanti hasilnya saja dilihat," tandas Tanri. (Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×