kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Komentar menteri era Soeharto terkait BBM naik


Selasa, 25 November 2014 / 11:23 WIB
ILUSTRASI. Fasilitas produksi semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP).


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Mantan Menteri Pemberdayaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) era Soeharto, Tanri Abeng yakin pelaku ekonomi sangat mendukung pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) ke sektor produktif. Dia memperkirakan, investasi pelaku ekonomi di tahun mendatang lebih tinggi, apalagi jika diketahui jelas kemana realokasi subsidi BBM tersebut.

"Tiga bulanan ini saja yang saya kira akan menjadi bulan-bulanan dulu, sampai Januari. Hehehe," tutur Tanri, Selasa (25/11).

Tanri bilang, setelah itu, pelaku ekonomi akan lebih giat lagi karena mereka memahami manfaat realokasi subsidi energi. "Sebenarnya bagi orang-orang yang mengerti, mereka akan setuju," kata Tanri.

"Tapi ini kan harus memberi pemahaman kepada masyarakat banyak. Kalau belum mengerti juga, apa boleh buat, jalan terus saja. Nanti hasilnya saja dilihat," tandas Tanri. (Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×