kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Komentar menteri era Soeharto terkait BBM naik


Selasa, 25 November 2014 / 11:23 WIB
ILUSTRASI. Fasilitas produksi semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP).


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Mantan Menteri Pemberdayaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) era Soeharto, Tanri Abeng yakin pelaku ekonomi sangat mendukung pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) ke sektor produktif. Dia memperkirakan, investasi pelaku ekonomi di tahun mendatang lebih tinggi, apalagi jika diketahui jelas kemana realokasi subsidi BBM tersebut.

"Tiga bulanan ini saja yang saya kira akan menjadi bulan-bulanan dulu, sampai Januari. Hehehe," tutur Tanri, Selasa (25/11).

Tanri bilang, setelah itu, pelaku ekonomi akan lebih giat lagi karena mereka memahami manfaat realokasi subsidi energi. "Sebenarnya bagi orang-orang yang mengerti, mereka akan setuju," kata Tanri.

"Tapi ini kan harus memberi pemahaman kepada masyarakat banyak. Kalau belum mengerti juga, apa boleh buat, jalan terus saja. Nanti hasilnya saja dilihat," tandas Tanri. (Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×