kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.732   24,00   0,14%
  • IDX 6.492   -34,08   -0,52%
  • KOMPAS100 846   -3,06   -0,36%
  • LQ45 640   -4,37   -0,68%
  • ISSI 228   -0,16   -0,07%
  • IDX30 357   -2,52   -0,70%
  • IDXHIDIV20 434   -2,36   -0,54%
  • IDX80 96   -0,47   -0,48%
  • IDXV30 121   -0,49   -0,40%
  • IDXQ30 113   -0,81   -0,71%

Sikapi Mesir, DPR usul OKI gelar sidang parlemen


Kamis, 15 Agustus 2013 / 13:44 WIB
ILUSTRASI. Peer to Peer Lending. 


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Ketua DPR Marzuki Alie menyatakan, DPR RI sebagai bagian dari parlemen negara-negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) akan berupaya mendesak diselenggarakannya sidang darurat terkait konflik yang terjadi di Mesir.

Pasalnya, kata dia, konflik berdarah di Mesir pasca tergulingnya Presiden Muhammad Mursi pada 3 Juli lalu itu menimbulkan banyak korban jiwa. "Sidang itu perlu agar bisa menyikapi konflik di Mesir, " ujar Marzuki kepada KONTAN, Kamis (15/8).

Menurut data pemerintah transisi, korban tewas akibat kerusuhan di Mesir mencapai 278 jiwa. Namun menurut Ikhwanul Muslimin, korban tewas mencapa 2.000 orang.

Meski demikian, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu mengatakan, sejauh ini Indonesia tak perlu menarik seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Mesir.

Sebab, kerusuhan di Mesir baru terjadi di beberapa titik lokasi. "Kecuali kerusuhan sudah menyebar merata di seluruh wilayah Mesir, barulah kita evakuasi WNI kita yang ada di sana," ujar Marzuki.

Tak lupa Marzuki juga mengkritik negara-negara Barat yang selama ini gencar mengkampanyekan nilai-nilai demokrasi dan Hak Asasi Manusia. Menurutnya, negara-negara Barat harus segera memberikan kontribusi nyata untuk membantu menghentikan konflik di Mesir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×